9 Orang Kelompok MIT Poso, LPSK: Sebaiknya Serahkan Diri

9 Orang Kelompok MIT Poso, LPSK: Sebaiknya Serahkan Diri

Bagikan Artikel

PaluMetro Luwuk– Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Republik Indonesia, Edwin Partogi Pasaribu imbau agar kelompok MIT Poso, menyerahkan diri dan kembali dalam lingkungan masyarakat.

“Apabila, kelompok tersebut khawatir akan diperlakukan secara kasar oleh aparat penegak hukum. Kelompok itu bisa meminta di fasilitasi LPSK dalam upaya penyerahan diri” kata Edwin, Kamis (20/5/2021).

Mengenai adanya proses hukum Edwin Partogi, jelaskan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso ingin menyerahkan diri bisa, dijadikan Justice Collaborator saksi dan atau seorang pelaku untuk membongkar suatu peristiwa kejahatan.

“Kami, berharap kelompok MIT bisa kembali ke masyarakat meski, akan ada proses hukum sebagaimana hukum yang berlaku,” ujar Edwin.

Kaitan agenda tim LPSK, Edwin katakan dia, beserta tim LPSK masih berada di Poso. Untuk waktu yang tidak bisa ditentukan. Namun, kedatangan di Poso bukan hanya meminta kelompok MIT, tapi juga akan memberikan santunan bagi keluargan korban dan saksi secara langsung. Selain itu, akan melakukan investigasi. Hal tersebut sebelumnya telah dibahas bersama Bupati Poso Verna Ingkiriwang mengenai peristiwa di Desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso Sulteng, Rabu (19/5/2021).

” Tim LPSK saat ini di Poso, untuk waktu yang tidak bisa ditentukan. Kaitan agenda yang akan dilakukan selama di Poso.” ungkapnya

Adapun nama-nama terdata kelompok MIT Poso menjadi target operasi keamanan Satgas Madago Raya saat ini sebagaimana berita kumparan.com yakni,

  1. Ali Ahmad alias Ali Kalora (Pimpinan MIT Poso)
  2. Abu Alim alias Ambo
  3. Qatar alias Farel alias Anas
  4. Nae alias Galuh alias Mukhlas
  5. Askar alias Jaid alias Pak Guru
  6. Suhardin alias Hasan Pranata
  7. Jaka Ramadhan alias Ikrima alias Rama
  8. Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang
  9. Rukli.

Reporter| Irwan Merdeka

Berita terkait: Ali Kalora Tewas dalam Baku Tembak