Aktifis Walhi Sulteng Demo di Ruang Sidang DPRD Kota Palu, Tolak Ranperda RTRW Tak Pro Lingkungan

Aktifis Walhi Sulteng Demo di Ruang Sidang DPRD Kota Palu, Tolak Ranperda RTRW Tak Pro Lingkungan

Bagikan Artikel

PaluMetro Luwuk–  Rancangan peraturan daerah (Ranperda) Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Palu 2021 – 2041 yang telah disusun oleh Pansus RTRW mendapat persetujuan seluruh fraksi di DPRD Kota Palu, di demo dalam ruang sidang. Senin (3/5/2021).

Menurut mereka (Aktifitis) Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Sulawesi Tengah tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil. Mengatakan “kami menolak rancangan peraturan daerah (Ranperda) Rancangan Tata Ruang Wilayah Kota Palu, sebagaimana beberapa wilayah sangat rentan bencana.

Berita terkait:

Isi dalam Rancangan peraturan daerah (Ranperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) diduga mengakomodir kepentingan wilayah pertambangan PT. Citra Palu Mineral (CPM) dan pertambangan galian sirtu (galian C) di Kecamatan Ulujadi.

“Wilayah tersebut merupakan wilayah rawan bencana gerakan tanah tinggi (longsor),” diungkapkan mereka saat menghentikan pembahasan dalam ruang sidang di DPRD Kota Palu.

Sudah jelas mengabaikan hak asasi manusia dalam perumusan baik RTRW maupun kebijakan yang akan dilahirkan untuk tujuan pembangunan seharusnya dapat memisahkan wilayah rentan bencana alam Kota Palu.

Harusnya peristiwa gempa bumi, stunami dan liquifaksi 28 September 2018 silam, menjadi bahan pokok pertimbangan penting dalam menyusun wilayah pembangunan yang tak mengabaikan risiko bencana alam.

“Ada dugaan Ranperda RTRW ini sperti sedang kejar tayang untuk menyesuaikan UU No11 Tentang Cipta Kerja (Omnibuslaw). Sehingganya hanya mengakomodir kepentingan kapital korporasi dan mengabaikan keselamatan rakyat.” tegas mereka dalam aksi demo di ruang sidang DPRD Kota Palu.

Reporter | Palu, Parigi, Poso | Hendra Edo

Keterangan redaksi: judul ini telah dirubah menjadi Aktifis Walhi Sulteng Demo di Ruang Sidang DPRD Kota Palu, Tolak Ranperda RTRW Tak Pro Lingkungan