APBD 2020 Minus 93,04%, Bupati: Telah Direvisi Rasional di 2021

APBD 2020 Minus 93,04%, Bupati: Telah Direvisi Rasional di 2021

Gambar Ist

Bagikan Artikel

MOROWALI UTARA– Delis J. Hehi di Sidang Paripurna DPRD membacakan nota keuangan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2020.

Target dianggarkan Rp1,120 triliun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) direvisi menjadi Rp1,104 triliun pada akhir Desember 2020 dan yang direalisasikan hanya sebesar Rp1,027 triliun atau 93,04 persen.

“Realisasi PAD 2020 itu sangat rendah maka, APBD 2021 perlu direvisi mengantisipasi kemungkinan tidak terealisasinya target PAD 2021,” Kata Bupati Morowali Utara Delis J. Hehi usai Rapat Paripurna pertanggung jawaban pelaksana APBD 2020 dikomplek DPDR Kolonedale, Senin (14/6/2021).

Menurut Delis, salah satu sumber penerimaan daerah dalam APBD itu adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dianggarkan Rp145,7 miliar namun realisasinya hanya 35,66 persen atau Rp 51,9 miliar.

Untuk target APBD 2021 telah dirancang melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) senilai Rp 120 miliar, namun target itu kita masih dapat mencapainya Rp70 miliar. Karena itu, beberapa pos pembiayaan juga akan ikut direvisi.

“Untuk mengoktimalkan target Pendapat Asli Daerah (PAD) mendorong sumber-sumber yang memiliki potensi seperti disektor tambang,” ungkapnya.

Terpisah. Pemantauan hadir dalam Sidang Peripurna yang dipimpin Ketua DPRD Hj. Megawati Ambo Asa tersebut Wakil Ketua I Wahyu Hidayat Sudirman, Wakil Ketua II H. Moh.Sapri, para pejabat Eselon II Pemkab Morut serta anggota forkompimda Morut.

Usai Sidang Paripurna, acara DPRD dilanjutkan pelantikan pejabat baru Melki Tangkidi sebagai anggota pengganti antarwaktu menggantikan Idham Ibrahim yang meninggal dunia beberapa bulan lalu.

Reporter| Irwan Merdeka