Aturan ASN Dapat Tukin di Banggai Wajib Vaksin

Kebijakan diterapkan Pemda Banggai sesuai perintah Bupati Amirudin Tamoreka bagi Aparat Sipil Negeri tukin ditahan bila tak vaksinasi kedua dan ketiga. Namun ada tiga jenis dosis vaksinasi pada 19 April sampai 26 Juli 2022 expired/kadaluwarsa jika tidak digunakan.

Bagikan Artikel

BANGGAI– Bupati Banggai Amirudin Tamoreka berencana menerapkan kebijakan menangguhkan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) atau tukin para ASN yang belum melakukan vaksinasi dosis kedua dan booster.

Saya barusan menerima surat dari Keuda tentang persetujuan TPP. Jadi bagi ASN yang belum divaksin (dosis) 2 atau belum di booster. “Saya, mau tahan TPP-nya. Jadi harus divaksin dulu,” ujar bupati dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi PPKM dan Percepatan Vaksinasi, di Ruang Rapat Khusus Setda Banggai pada Rabu, (31/3/2022).

Berdasarkan laporan Satuan tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 di Kabupaten Banggai masih status PPKM level 3.

Amirudin Tamoreka mengatakan kaitan percepatan vaksinasi di lingkungan instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai untuk mempercepat capaian vaksinasi dosis kedua dan ketiga (booster) dan akan dilakukan pada dibulan puasa.

Berita terkait:

Kebijakan yang akan diterapkan menurutnya, hal ini merujuk Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19, disaat berpuasa diterbitkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Bahwa vaksinasi COVID-19 dengan cara injeksi atau suntikan tidak membatalkan puasa,” ungkap Amirudin.

Ia memerintahkan tim satgas mengeluarkan surat edaran terkait vaksinasi di bulan ramadan.

Mengingatkan aktivitas ibadah yang dilakukan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, bahwa kita bisa melaksanakan tarawih di masjid. Namun tidak diperbolehkan (pejabat pemerintah) menggelar buka puasa bersama atau open house pada hari lebaran,” jelas Amirudin.

Berita terkait:

Terpisah. Satuan tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Banggai dijelaskan Juru Bicara Tim Satgas COVID-19 Nurmasita Datu Adam, menyebutkan capaian vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Banggai mencapai 92,09 persen atau bertambah 0,73 persen selama dua pekan terakhir, dan vaksinasi dosis kedua 47,19 persen, meningkat sebanyak 3,82 persen.

“Total vaksinasi 92,09% ada kenaikan 0,73% dua pekan terakhir. Baik vaksinasi kedua 47,19% terjadi kenaikan sejumlah 3,82%,” jelas Nur Marsita dalam keterangan tertulis diterima metroluwuk.id Jumat, 1 April 2022.

Ia menyebutkan sejumlah vaksinasi stok dosis saat ini di Kabupaten Banggai yakni,

  1. Coronavac @2 dosis : 2620 dosis (expired/kadaluwarsa 19 April 2022).
  2. Coronavac @2 dosis : 2240 dosis (expired 26 April 2022).
  3. Pfizer @6 dosis : 1960 dosis (expired Juli 2022).
  4. Moderna @10 dosis : 550 dosis (expired 26 April 2022).

“Tiga jenis dosis vaksinasi pada 19 April sampai 26 Juli 2022 expired/ kadaluwarsa jika tidak digunakan”. Informasi ini dijelaskan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi PPKM dan Percepatan Vaksinasi dihadiri, Ketua DPRD Banggai, Polres Banggai, TNI. Namun pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan, puskesmas, sekolah, serta instansi/lembaga lainnya mengikutinya secara daring pada Kamis, (31/3).

Lebih Lanjut Nur Masita, mengatakan target vaksinasi untuk lansia terjadi kenaikan dalam dua pekan terakhir yakni, dosis 1 mencapai 63 persen alami kenaikan sebanyak 0,25 persen dan dosis 2 mencapai 29,85 persen, bertambah 2,85 persen. “Kaitan penanganan sejumlah kasus konfirmasi Covid-19. saat ini di Kabupaten Banggai jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 berjumlah tujuh pasien”.

Namun, untuk memastikan informasi mengenai tiga jenis dosis vaksinasi expired/ kadaluwarsa pada 19 April sampai 26 Juli 2022, metroluwuk.id menghubungi Juru Bicara Nurmasita Datu Jumat, 1 April 2022 belum menjawab sampai berita ini terbit.

Reporter | Emay

Untuk mendapatkan update berita harian ikuti web metroluwuk.id atau download aplikasi Telegram mari bergabung klik UPDATE metroluwuk.id

Berita terkait: Forkot Banggai Gandeng Pemda dan TNI Gelar Vaksinasi Massal

@metroluwuk.id