Bagi ASN Mudik Lebaran, Longki Djanggola: Akan Saya, Tindak Tegas’

Bagi ASN Mudik Lebaran, Longki Djanggola: Akan Saya, Tindak Tegas’

Bagikan Artikel

PALU– Bagi ASN ketahuan mudik, kata “Gubernur akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku, sepanjang ada bukti otentik kita Tindaki”

Penegasan itu disampaikan usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tinombala 2021 di Mapolda Sulteng pada Rabu (5/5).

Menurut Longki Djanggola, ketegasan mengenai  larangan mudik telah diatur dalam Surat Edaran Gubernur Sulteng Nomor : 440/370.4/Ro.Adpim sebagai upaya pencegahan penularan virus corona di Sulteng. Jadi tidak hanya mengatur masyarakat tapi juga berlaku bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut Longki Djanggola, ketegasan mengenai  larangan mudik telah diatur dalam Surat Edaran Gubernur Sulteng Nomor : 440/370.4/Ro.Adpim sebagai upaya pencegahan penularan virus corona di Sulteng. Jadi tidak hanya mengatur masyarakat tapi juga berlaku bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Jadi bagi Pegawai ASN, jangan coba mudik, kalau kedapatan mudik lebaran, akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku” tegasnya

Jika ditemukan dan sepanjang ada bukti otentik kita akan tindaki yang pasti saya, sebagai pejabat Pembina Kepegawaian Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah akan menindak secara tegas, apabila masih ada Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap ingin mudik lebaran.

Sebagaimana alasan penegasan tersebut, untuk meminimalisasi penularan COVID-19 melalui transmisi lokal. Olehnya, pola aglomerasi menjadi acuan dalam skema penyekatan namun tetap perlu diawasi secara ketat oleh petugas.

Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah, terutama Pemerintah Provinsi Sulteng, pasca tsunami COVID-19 di India.

Longki, berharap penularan COVID-19 di Sulawesi Tengah dapat ditekan melalui pengetatan larangan mudik, operasi ketupat dan posko-posko PPKM diseluruh Kab/Kota Se-Sulteng.

“Target kita kembali lagi ke zona kuning sehingga kita tidak masuk di 30 provinsi yang melaksanakan PPKM.” tuturnya. 

|Gubernur Sulteng, Longki Djanggola. Foto: Antara |Reporter| Irwan Merdeka