[Bagian Satu] Mafia Tanah di Luwuk, Begini Cerita Korban Ahli Waris Pemilik Tanah di Soho

Pada bagian satu berita ini menjelaskan peralihan tanah sesuai dokumen jual beli tertera penjualan tanah pada tahun 1969 kepada seorang pedagang di Luwuk, beralamat di Jakarta.Transaksi jual beli tanah dilakukan di Jakarta bertempat di Jalan Hayam Wuruk No. 14 Jakarta. Disebutkan August Lolong bekerja sebagai Badan Pengelola ex Bengkel Manufactures & Traders Inc. Foto Picelina Norma Lolong ahli waris

Bagikan Artikel
Foto ahli waris Picelina Norma Lolong saat memasang baliho pemberitahuan status tanah warisan milik mantan Kepala Kejaksaan Negeri Luwuk August Lolong lokasi depan mesjid Soho

BANGGAI– Ahli Waris bingung karena tanah terletak didepan mesjid dan kuburan kristen di Kelurahan Soho, Kabupaten Banggai, telah dimiliki orang lain.

“Tanah kintal milik mantan Jaksa August Lolong, telah dipagar tembok tanpa sepengetuan ahli waria. Dia pagar tanah itu apakah sudah jadi miliknya”, ungkap ahli waris Picelina Norma Lolong, Rabu 27 Oktober 2021.

Menurutnya tanah tersebut belum ada status jual beli maupun pindah tangan kepada lain orang. Dia, menduga ada mafia tanah yang mencoba mengkaburkan tanah tersebut. Karena waktu itu oleh pihak Kelurahan Soho diwakili Christofel Satolom selaku aparat kelurahan.

Sementara tanah yang disebutkan memiliki kekuatan hukum yang diikat dalam Surat Notaris Mohctar Affandi. SH Nomor 2425/1974 diterbitkan di Jakarat 18 Mei 1974 dan belum ada pembatalan atau penjelasan peralihan hak kepada lain orang.

Begini kutipan surat keterangan August Lolong menerangkan bahwa tentang hak tanah milik August Lolong Pensiunan Jaksa/Kepala Kejaksaan Negeri sekarang pekerjaan Kepala Bagian Pembukuan (Accounting, Auditing & Fiscal) PT Parkir Jaya BPOP Pemerintah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta). Alamat jalan Ksatria X RT.0014 RW.03 Kelurahan Kebun Manggis, Kecamatan Matraman Kotapraja Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Raya dengan KTP Nomor 690776-c disebutkan ahli warisnya:
1. Adel Lolong
2. Yan Arie Pilips Lolong
3. Picelina Norma Lolong (sesuai keterangan ahli waris).

1
2
3
4