Begini Jelasnya Isi Rekonsiliasi Penyaluran Dana 5 Sektor Pajak di Daerah

Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Banggai Abdullah Ali Dok foto DKISP Banggai.

BANGGAI– Sekretaris Daerah Abdullah Ali mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah mengapresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan rekonsiliasi penyaluran dana bagi hasil pajak 2022 dan penyelesaian kewajiban provinsi 2021 Se-Sulawesi Tengah dari 5 sektor sebagai target pada 31 Oktober dengan realisasinya 1.036.718.026.818.

“Terima kasih telah memberikan kepercayaan penuh kepada Pemerintah Kabupaten Banggai sebagai tempat atau lokasi pelaksanaan kegiatan,”kata Abdullah Ali pada Kamis, 1 Desember 2022 pagi. Saat membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Tengah, dalam Rapat rekonsiliasi di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai, Halimun, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai.

Berita terkait:

Abdullah Ali mengatakan, laporan keuangan ini disusun secara terstruktur dan sistematis atas segala hal yang berkaitan dengan aktivitas suatu entitas dalam kegiatan operasional. “Pendapatan merupakan penerimaan pada rekening umum negara/daerah yang menambah ekuitas dana lancar dalam periode tahun anggaran berkenaan yang menjadi hak pemerintah,” jelasnya.

Ia menyebutkan pertemuan rekonsiliasi ini bertujuan untuk mempertanggung jawabkan seluruh transaksi keuangan, dalam bentuk laporan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menurutnya hal ini, sebagai upaya “meminimalisir adanya kesalahan pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang nantinya akan disampaikan ke Badan Pemerinksa Keuangan Republik Indonesia”. ungkapnya.

Berita terkait:

Mengenai 5 sektor jenis pajak di daerah yang menjadi target pendapatan dalam paparan dijelaskan pada pertemuan rekonsiliasi, oleh Perwakilan Bapenda Provinsi Sulteng Muh Nur selaku Kepala Bidang Pajak. Ia memaparkan, jenis pajak di daerah terbagi menjadi lima, yakni pertama; pajak kendaraan bermotor, bea balik nama kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor,  pajak air dan pajak rokok.

“Dalam presentase kontribusi jenis pajak nilainya yakni PAP (1,22%), pajak rokok (19,21%), PBBKB (25,49%), PKB (25,06%), BBNKB (29,02%), dan dal target sampai dengan 31 Oktober mencapai 1.110.000.000.000 realisasinya 1.036.718.026.818, “ungkapnya.

Turut hadir dalam pertemuan, Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Tengah, Perwakilan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Banggai dan Perwakilan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten/Kota Se-Sulawesi Tengah dan peserta rapat rekonsiliasi.

Reporter | Emay

Untuk mendapatkan update berita harian ikuti web metroluwuk.id atau download aplikasi Telegram mari bergabung klik UPDATE metroluwuk.id

Berita terkait: Jubir Pansus Minta APBD Banggai 2023 Prioritas Pembangunan di Pedesaan

@metroluwuk