Pilkades Serentak 2022 di Banggai Begini Jelasnya

Selain kisruh usai hasil pemenangan Pemilu atau Pilkades namun disebut kemenangan ada campur tangan panitia indikasi intrik untuk kepentingan berkuasa berdampak politisasi yang berujung gonta ganti pejabat tak hanya di level atas namun terjadi sampai di pemerintahan desa.

Pilkades Serentak 2022
Ilustrasi shutterstock

BANGGAI– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) menggelar Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Tentang Pemilihan Kepala Desa (Kades) serentak 2022. Bupati Banggai Amirudin Tamoreka ingatkan untuk memilih panitia yang benar-Benar netral.

“Seperti kemarin, ada panitia yang pro kepada calon tertentu, banyak dokumen persyaratan yang dipalsukan atau sengaja tidak dimasukan,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (11/6/2022). 

Berita terkait:

Amirudin mengingatkan dalam pembukaan kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Tentang Pemilihan Kepala Desa (Kades) serentak 2022,
dilaksanakan di Estrella Hotel and Conference. Ia katakan kepada BPD dan unsur kecamatan untuk memilih panitia yang netral, dikarenakan banyak terjadi pelanggaran aturan akibat adanya panitia yang tidak netral. 

“Tolong ditegur apabila ada Kades yang baru terpilih, karena dendam, langsung mengganti semua aparat desa, atau membedakan perlakuan antara masyarakat pemilih yang bersangkutan dan bukan,” jelasnya

“Harusnya Kepala Desa dan BPD memahami bahwa kalah dan menang merupakan hal yang lumrah dalam setiap pemilihan itu demokrasi”.

Turut hadir dalam kegiatan yakni Sekretaris Daerah Banggai Abdullah Ali, Unsur Forkopimda Banggai dan Camat lingkup wilayah administrasi Kabupaten Banggai.

Menurut Kepala Dinas PMD Amin Jumail mengakatan tujuan dilakukannya sosialisasi adalah untuk memberikan pemahaman yang baik kepada peserta terkait peraturan perundang-undangan dan untuk meningkatkan kualitas kepanitiaan pemilihan Kades, baik dari unsur kecamatan maupun BPD sendiri. 

Berita terkait:

Adapun yang dilibatkan sebagai peserta adalah Sub Panitia Kecamatan serta Ketua dan Sekretaris Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kabupaten Banggai. 

“Sosialisasi dilakukan dalam 5 gelombang sampai hari Jumat, hari ini baru 4 kecamatan yang hadir, kami sengaja melakukan sosialisasi dengan peserta yang sedikit per gelombang supaya lebih memahami materi yang diberikan,” jelasnya.

Mengenai materi yang disosialisasikan, ia katakan hal ini akan menjadi pemahaman tentang Peraturan Perundang-undangan Tentang Pemilihan Kepala Desa (Kades) di 2022.

Mulai tata cara pembentukan panitia, tata cara pendaftaran dan penetapan pemilih, tata cara pendaftaran dan penetapan calon, tata cara kampanye, tata cara pemungutan suara dan tata cara penetapan kades dengan suara terbanyak. 

Olehnya, materi ini tidak hanya diketahaui namun dapat dijadikan bahan praktik dalam pembelajaran pelaksanaan Pilkades kedepan.

Reporter | Emay

Untuk mendapatkan update berita harian ikuti web metroluwuk.id atau download aplikasi Telegram mari bergabung klik UPDATE metroluwuk.id

Berita terkait: Heboh, Satu Tahun Bupati AT-FM Publik di Ajak Tuntut Janji Prioritas Program Belum Terealisasi

@metroluwuk