Buntut Viral Berita Dugaan Pelecehan Seksual 3 Anak Narsum di Kriminalisasi

Buntut Viral Berita Dugaan Pelecehan Seksual 3 Anak Narsum di Kriminalisasi

AJI Makassar dan LBH Makassar menyayangkan langkah Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan yang menerima laporan SF. Efek kriminalisasi berdampak masyarakat kehilangan informasi. Sebab, narasumber menjadi takut. Gambar ilustrasi dok istimewa

Bagikan Artikel

JAKARTA– Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar menilai langkah SF melaporkan narasumber Project Multatuli adalah bentuk kriminalisasi. SF melaporkan ibu korban yang menjadi sumber dalam tulisan “Tiga anak saya diperkosa, saya lapor polisi, polisi menghentikan penyelidikan. Tulisan ini tayang di kanal Project Multatuli.

“Laporan tersebut merupakan ancaman kriminalisasi pada narasumber sebuah berita. Jika kriminalisasi narasumber terus-menerus terjadi, maka hal ini akan menimbulkan chilling effect,” ujar Ketua AJI Makassar, Nurdin Amir, melalui keterangan tertulis pada Ahad, 17 Oktober 2021.

Menurut Nurdin, efek kriminalisasi tersebut berdampak terhadap hak masyarakat mendapatkan informasi. Sebab, narasumber menjadi takut berbicara di media dan kemudian informasi publik menjadi terabaikan. 

“Pelaporan narasumber Project Multatuli tidak tepat dan menjadi ancaman serius bagi kebebasan pers,” ucap Nurdin. Ia melihat, ketika narasumber dipidana, artinya membunuh pers itu sendiri.

1
2