Bupati Banggai Buka Kegiatan Pameran Ekonomi Kreatif 2021

Bagikan Artikel

BANGGAI – Bupati Banggai Amirudin Tamoreka, menghadiri kegiatan pameran Ekonomi Kreatif Banggai 2021, yang mengangkat tema “Imbo Kita Montinjohakon Kearifan Lokal Tano Babasalan”, dengan sub tema “Sintai Nu Produk Daerah Nu Mami”

Kegiatan Pameran Ekonomi Kreatif Banggai 2021, yang berlangsung di RTH Teluk Lalong tersebut dirangkaikan dengan Lounching Tour De Banggai.

Bupati Banggai dalam sambutannya mengaku, pameran ekonomi kreatif yang dilaksanakan merupakan pameran yang terdiri dari aplikasi pengembangan permainan, arsitektur, desain produk, fashion, desain interior, desain komunikasi visual, seni pertunjukan, film animasi dan video, fotografer, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni rupa, televisi dan radio.

“Kegiatan ini dapat mencapai local heroes yaitu para pelaku usaha yang tak mampu bertahan dimasa pandemi, tetapi juga memiliki motivasi untuk dapat tumbuh lebih besar,” tuturnya.

Lanjut Bupati, kegiatan pameran ekonomi kreatif dapat berkesempatan meningkatkan skala bisnis dan membangun ekosistem bisnis bersama-sama dibantu oleh pihak-pihak pemerintah maupun swasta. “Pasalnya potensi yang dimiliki Kabupaten Banggai sangatlah besar. Merujuk pada data Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai,” ungkapnya.

Kadis Pariwisata, Paiman Karto dalam sambutan mengaku, kegiatan tersebut sesuai dengan visi dan misi Pemda Banggai yakni tewujudnya banggai maju, mandiri dan sejahtera berbasis kearifan lokal, dan misi yakni membangun pariwisata dan budaya serta nilai keagamaan. “Kegiatan pameran produk Ekraf ini merupakan implementasi mewujudkan visi dan misi tersebut,” terangnya.

Adapun tujuannya kegiatan tersebut mendorong pertumbuhan kembali usaha dan produk Ekonomi Kreatif (Ekraf) pasca pandemi covid 19. Kemudian sebagai wahana untuk mempromosikan produk Ekraf di Kabupaten Banggai. Mengajak kepada masyarakat untuk mencintai produk Ekraf yang bernuansa kearifan lokal, dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberi produk Ekraf.

“Ekonomi kreatif adalah proses penciptaan kegiatan produksi dan distribusi barang serta jasa yang dalam prosesnya membutuhkan kreatifitas dan kemampuan intelektual,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tamu penting, mulai dari Forkopimda, Kepala OPD, Ketua Tim Penggerak PKK, tokoh Adat, dan masyarakat Banggai. Mimin