Cara Hadapi Debt Collector ‘Nakal’ & Leasing, Ini Penjelasannya

Cara Hadapi Debt Collector ‘Nakal’ & Leasing, Ini Penjelasannya

Bagikan Artikel

JAKARTA- Aksi teror dan tatacara penarikan barang dilakukan dept collector ramai di perbincangan publik. Banyak debitur merasa dirugikan dan ada juga yang pasrah akibat tekanan yang dihadapi dimasa resesi ekonomi Indonesia dampak merebaknya virus Covid-19.

Sebenarnya, teror maupun paksaan menarik barang debitur tidak terjadi karena telah ada tatacara diatur, berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 tertanggal 6 Januari 2020, perusahaan pemberi kredit atau kreditur (leasing) tidak bisa mengeksekusi obyek jaminan fidusia atau agunan seperti Perusahaan pembiayaan harus terlebih dahulu meminta permohonan eksekusi kepada pengadilan negeri untuk bisa menarik obyek jaminan fidusia.

Namun, perusahaan leasing tetap bisa menarik jaminan dari debitur penunggak cicilan dengan syarat pihak debitur mengakui adanya wanprestasi.

1
2
3
4