Dinas Pendidikan Gelar Gebyar Museum Cerita Dongeng Anak

Dinas Pendidikan Gelar Gebyar Museum Cerita Dongeng Anak

Bagikan Artikel

BANGGAI– Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai menggelar Gebyar Museum Lomba Mendongeng tahun 2021 di Museum Banggai.

Kepala Dinas Pendidikan, Nur Djalal mengatakan, kepada metroluwuk.id adapun rangkaian kegiatan seperti, Pidato Bahasa Daerah, Lomba Lagu Nasional, permainan rakyat seperti, patengka, gasing, congklak dan ponti.

Kegiatan ini, bertujuan menumbuh kembangkan kecintaan anak-anak terhadap museum sebagai pusat informasi mengenai sejarah Kabupaten Banggai.

“Bentuk kegiatan ini untuk melestarikan budaya lokal babasalan yang mulai terkikis waktu. Jadi makin ditinggalkan oleh generasi muda kita,”tuturnya.

Terpisah dalam sambutan Bupati Banggai Amirudin Tamoreka mengungkapkan keprihatinan budaya bermain anak lokal mulai terkikis waktu. Padahal budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Pelestarian budaya lokalitas akan menjadi rumit melacaknya dalam struktur sosial masyarakat. Kalau tidak menjaga budaya diera digitalisasi yang dapat mempengaruhi nilai dan esensi kebudayaan khususnya kepada anak didik kita. Padahal dalam perilaku sosial maupun politik adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Tak lepas dari suatu sistem pengikat bermasyarakat.

“Kabupten Banggai, begitu banyak warisan budaya kental masih sangat mempengaruhi perilaku sosial hubungan yang diartikan dalam nilai kehidupan,”imbuhnya. Sambung dia,

“Namun, kenyataan yang dihadapi sekarang ini, generasi muda hanya suka memperhatikan setiap prosesi upacara adat yang berlangsung tanpa mengetahui budaya yang ada,”

Kemudian melalui kegiatan ini Pemda Banggai akan menjadi bagian yang melestarikan budaya dan telah memprogramkan pengembangan nilai-nilai kearifan lokal.

Harapanya untuk melestarikan budaya dapat dijadikan mata pelajaran pilihan nilai-nilai kearifan lokal lewat pendidikan formal dan non formal. Bisa pula mempromosikan sampai ke level nasional nilai budaya luhur masyarakat Kabupaten Banggai,” tutur Bupati Amirudin.

Pesannya, hendaknya kegiatan ini pula dapat di jadikan satu wahana menggali bakat dan minat yang dimiliki oleh setiap peserta sekaligus melahirkan generasi muda yang memiliki kemampuan yang benar muda benar-benar dapat di jadikan asset daerah pada event-event yang lebih besar lagi di masa mendatang.

“Karena dengan kegiatan-kegiatan semacam ini selain menambah wawasan juga secara tidak langsung kita telah menyiapkan sumber daya manusia untuk masa depan daerah yang tercinta ini” tutupnya.

Reporter | Emay

Untuk mendapatkan update berita setiap hari mari bergabung update klik link metroluwuk.id atau tautan download UPDATE Telegram

Berita terkait: Forkot Banggai Gandeng Pemda dan TNI Gelar Vaksinasi Massal