Gairah Bisnis di Sulteng, Berikan Kemudahan Izin Investor

Gairah Bisnis di Sulteng, Berikan Kemudahan Izin Investor

Bagikan Artikel

Jakarta– Hampir seluruh proyeksi ekonomi dari berbagai lembaga ekonomi dunia memberikan gambaran kecemasan dan ketidakpastian global selama 2020 diserang pandemi Covid-19.  Melirik Sumber daya alam sebagai sektor penunjang perekonomian negara.

Efek meningkatnya wabah virus Covid-19 negara membuat volume perdagangan melalui eksport bahan mentah dan Usaha Kecil Mandiri digariahkan. Meski menyusut, harga komoditas yang anjlok sehingga pertumbuhan ekonomi global tertekan.

Dalam kepanikan perekonomian negara pemerintah berupaya mendorong berbagai komoditas unggulan dijadikan startegi ketahanan. Menyusul tekanan beban utang yang menjadi beban pemerintah secara nasional.

Namun, Pemerintahan Sulawesi Tengah dalam kebijakan realisasi investasi tahun 2020, mampu menaikan beban target dari Rp.25 triliun menjadi Rp 30 triliun.

Capaian ini disampaikan Kementerian Investas, BKPM RI Bahlil Lahadalia dalam gelar Central Sulawesi Investment Webinar Forum 2021, bertempat di Ayana Midplaza Jakarta, pada Kamis (27/5).

Bahlil, mengajak para Bupati, Walikota Se Sulteng yang hadir untuk memberikan kemudahan di daerah bagi para pengusaha agar iklim investasi semakin bergairah.

“Menahan izin seorang pengusaha sama dengan menahan pertumbuhan ekonomi, sebab pertumbuhan ekonomi itu akan dilakukan ketika ada transaksi,”bebernya.

“Kedepan pertumbuhan ekonomi di Sulteng semakin membaik. Dengan mengajak calon investor untuk membuka usahanya di Sulawesi Tengah.” ujarnya

Mengenai gairah ekonomi Gubernur Longki Djanggola, memaparkan sumber potensi bahan baku yang dapat diminati investor tersebar di Sulteng. Harapannya pihak investor dapat melakukan investasi di setiap Kabupaten maupun Kota yang memiliki ketersediaan potensi yang dibutuhkan.

Dia, mengungkap pula selama tiga tahun memimpin hal dilakukan dalam mendorong percepatan sirkulasi keuangan daerah mempromosikan perwakilan bank Sulteng ada di Jakarta.

“Saya, berharap para investor yang berinvestasi di Sulteng, dapat memanfaatkan pelayanan transaksi.” ungkapnya.

Reporter| Irwan Merdeka