Gelagat, Sering Diam dan Mengurung Diri di Temukan Gantung Diri

Terkuak gelagat almarhumah (SM) sebelum meninggal punya kebiasaan sering menyendiri dalam kamar saat ditemukan telah meninggal gantung diri di rumahnya.

Bagikan Artikel
Petugas medis dan Personil Polsek Kota Luwuk saat melakukan evakuasi kepada korban di tempat gantung diri dalam rumahnya dok ist

HUNDUHON– Saat ditemukan SM alias Upok (30) telah meninggal dunia dengan cara gantung diri menggunakan umbul-umbul dalam rumahnya. Kata Rano Lagonah saudara korban merasa terpukul.

“Sikap berani dan lupa diri adiknya meninggal dunia dengan cara gantung diri. Saya sangat terpukul mendengar beritanya,” ungkapnya saat dihubungi metroluwuk.id, Minggu 19 Desember 2021.

Korban ditemukan pada Jumat (17/12) didalam rumahnya di Desa Hunduhon Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah.

Mengenai kejadian yang dialami adiknya dikatakan pada metroluwuk.Id, kejadian yang menimpa adiknya, baru di ketahui setelah kerabatnnya mengabarkan, “bahwa adiknya SM alias Upok telah tiada alias telah meninggal dengan cara gantung diri.”

Saya pada saat itu ada dalam perjalanan dari Luwuk ke Palu. Tiba-tiba saya, dapat kabar dari keluarga di Hunduhon adiknya meninggal dunia dengan cara tidak wajar (gantung diri).

Mendengar kabar tersebut ,”saya sempat sok dan terpukul sebab meninggalnya adik saya dengan cara seperti itu.” Namun semuanya saya kembalikan ke bapak, bagaimana kalau saudara sendiri meninggal dengan cara bagitu,” ujarnya menceritakan kabar soal meninggalnya saudaranya, yang tinggal sendiri.

Meski begitu Rano menceritakan bahwa meninggalnya saudaranya adalah murni bunuh diri, sebab seminggu terakhir saudaranya memiliki gelagat yang tidak seperti biasanya,sering diam dan selalu menyendiri dalam kamar.

“Akhir-akhir ini memang gelagat adik saya terlihat berbeda, sering diam dan ba sendiri di kamar,namun kami tidak berfikir akan terjadi seperti ini,sebagai kakak saya merasa terpukul atas kejadian itu,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan warga Desa Hunduhon Kecamatan Luwuk Timur dihebohkan dengan penemuan mayat dalam kondisi tergantung, Jumat (17/12).

Korban diduga memilih mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, ditemukan warga sudah menyebar aroma busuk dalam rumah. Saat itu, warga yang menjadi saksi merasa penasaran dengam aroma tak sedap dari dalam rumah. Kemudian masuk ke rumah dan menemukan korban dalam posisi tergantung

Berdasarkan temuan temuan tersebut warga, melaporkan kepada pihak kepolisian. Menurut keterangan Kapolsek Luwuk AKP Candra, korban bernama Sendy Mahendra Putra Lagonah, usia 30 tahun.

Meninggalnya korban diperkirakan sudah beberapa hari yang lalu,hal itu terlihat kondisi tubuh korban yang telah membusuk,”ujar Kapolsek di kutip Radar Sultim

“Keterangan ahli medis pada saat pemeriksaan luar, bahwa terdapat lebam pada bagian leher dan perut bengkak,” ungkapnya.

Sambung Candra, pihak keluarga korban sudah mengiklaskan atas kejadian tersebut. “Keluarga pun meminta untuk tidak lakukan visum dengan membuat surat keterangan Kepala Desa.” pungkas AKP Candra.

Reporter | Parli Yusuf

Untuk mendapatkan update berita harian ikuti web metroluwuk.id atau download aplikasi Telegram mari bergabung klik UPDATE metroluwuk.id

Berita terkait: Mayat Pria Gantung Diri di Kota Luwuk, Pihak Istri dan Adiknya Menolak Korban Divisum

@metroluwuk.id