Tokoh Adat Papua Bantah, Haris Azhar Minta Saham di Freeport

Tokoh Adat Papua Bantah, Haris Azhar Minta Saham di Freeport

Sekretaris Forum Pemilik Hak Sulung (FPHS) Yohan Zongganau menjelaskan duduk perkara masalah tersebut. Ia menerangkan bahwa Haris merupakan kuasa hukum yang mewakili masyarakat adat untuk menyelesaikan masalah penyaluran saham. dok istimewa

Bagikan Artikel

JAKARTA– Pengacara Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Juniver Girang mengatakan, aktivis HAM Haris Azhar meminta saham ke PT Freeport Indonesia. Hal itu pun ditanggapi Masyarakat adat Papua.

Sekretaris Forum Pemilik Hak Sulung (FPHS) Yohan Zongganau menjelaskan duduk perkara masalah tersebut. Ia menerangkan bahwa Haris merupakan kuasa hukum yang mewakili masyarakat adat untuk menyelesaikan masalah penyaluran saham yang dijanjikan Freeport. Melansir berita law-justice.co, Kamis (30/9).

“Pak Haris Azhar ini memberikan bantuan dan menanyakan, `ini bagaimana urusan saham ke masyarakat adat`. Kemarin kita datang 31 orang tokoh-tokoh karena pak Luhut bersedia ketemuan dengan kita,” kata Yohan melansir CNNIndonesia.com, Kamis (30/9/2021).

1
2
3