Heboh! Warga Banggai Galang Petisi di Tujukan Kemendagri, Minta Unit Damkar Tua di Ganti

Heboh! Warga Banggai Galang Petisi di Tujukan Kemendagri, Minta Unit Damkar Tua di Ganti

Bagikan Artikel

BANGGAI- Kembali viral petisi ditujukn kepada Pejabat Nasional dan Daerah dari atas nama masyarakat Kabupaten Banggai, Sulteng kaitan terjadinya bencana kebakaran namun, peralatan petugas dan mobil pemadam kebakaran menjadi kendala utama memadamkan api.

Beredar petisi Dinas Pemadam Kebakaran meminta dukungan masyarakat untuk ditanda tangani oleh setiap orang, Kamis (27/5/2021).

Petisi tersebut akan ditujukan, Kepada Yth.
1. Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia
2. Gubernur Sulawesi Tengah
3. DPR Provinsi Sulawesi Tengah
4. Bupati Banggai
5. DPR D Banggai.

Perihal isi petisi menyebutkan, “Menimbang: Banyaknya kasus kebakaran dari tahun ke tahun sangat menuntut ketersediaan sarana dan prasarana penanganan, pengendalian,  penanggulangan, penyelamatan Dan /atau pencegahan kebakaran yang lebih serius maka; kami. Masyarakat Kabupaten Banggai memandang perlu untuk membuat petisi.”

Memperhatikan:
Kecilnya dukungan sarana dan prasarana untuk menunjang optimalisasi penanganan, pengendalian,  penanggulangan, penyelamatan Dan /atau pencegahan kebakaran yang terlalu sering mengakibatkan korban material,  bahkan korban jiwa juga keamanan serta kenyamanan setiap masyarakat di-Kabupaten dari berbagai bencana kebakaran dari tahun.

Memohon,  Meminta Dan /atau dengan sebutan lainnya yang bersifat mendesak seluruh unsur Pemerintah terkait dari berbagai tingkatan untuk;  Merubah,  Membentuk Unit Pemadam Kebakaran Di Kabupaten Banggai menjadi DINAS PEMADAM KEBAKARAN agar

Berita terkait:

mendapatkan dukungan penuh Dan menjalankan fungsinya sesuai dengan Peraturan Dan Perundang-Undangan yang berlaku Demi tercapainya layanan perlindungan masyarakat dibidang pencegahan, penanggulangan kebakaran Dan penyelamatan sebagaimana termaktub dalam;  Pasal dua (2) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 16 Tahun 2020 Tentang: PEDOMAN NOMENKLATUR DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA.  Sebagaimana isi petisi

Sebelumnya dalam sebulan belakangan ini Kota Luwuk telah terjadi beberapa peristiwa kebakaran hunian warga, fasilitas umum pasar Simpong dan terakhir di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Luwuk.

Dibulan Mei 2021, dua kebakaran hebat Dampkar dianggap gagal meredam api. Namun disituasi lain mengenai kritikan tersebut dapat ditepis. Dengan alasan mendasar keterbatasan
peralatan petugas, selang bocor, pendek dan mobil pemadam kebakaran tua.

Meski setiap terjadi bencana kebakaran personil pamadam kebakaran di bantu watercanon milik Mabes Polres Banggai dan mobil suplay air PDM atau Palang Merah Indonesia Kabupaten Banggai tapi, personil Damkar menjadi ujung tombaknya.

Reporter | Irwan Merdeka