Ini Fakta 10 Komentar Nyinyir Netizen, sampai Gagal Paham Respon Berita

Ini Fakta 10 Komentar Nyinyir Netizen, sampai Gagal Paham Respon Berita

Bagikan Artikel

BANGGAI– Sudah semestinya para netizen mengomentari berita dengan bijak dan menggunakan media sosial facebook untuk mendapatkan informasi kemudian meresponnya.

Terkadang jadi prihatin dengan kebiasaan netizen merespon berita atau informasi yang disebar tanpa menyelediki informasinya, tapi telah memberikan komentar dan menyebarnya menjadi berita hoaks.

Padahal isi informasi disebar dimedia sosial facebook atau portal berita online biasanya memberikan suguhan informasi pengetahuan bagi si pembaca. Begitu pula dengan pemberitaan portal media online dengan memantik pertanyaan pembaca dari judul yang dinilai dalam isi berita.

Berita terkait:

Tentu ini menjadi menarik untuk dijadikan edukasi agar tak salah memahami sebelum dibaca dan tak meliar menjadi hoaks. Karena belum membaca isi beritanya, sudah berkomentar seperti mengetahui isi berita yang di sebar untuk dijadikan bacaan informasi, pengetahuan, peristiwa agar tidak menerima informasi sepihak yang belum tentu memiliki kebenaran.

Merangkumnya untuk dijadikan edukasi sebagaimana komentar tulisan dikolom media sosial facebook ataupun stiker super kocak yang dijadikan sindiran sampai klarifikasi.

Isi berita di kolom komentar pelaku usaha simpan pinjam nitip pesan pijam uang cepat.
Berita sosialisasi Polres Banggai larangan mudik 2021, dikomentari netizen dengan kalimat nyinyir Covid-19 hanya disaat lebaran.
Berita kompas.com soal judul dijadikan bully netizen.
Pos komentar facebook @info kejadian kota luwuk-banggai. Padahal sudah jelas berita tersebut adalah hoaks, namun dijawab lucu oleh netizen.
Status nyinyir netizen karena sering dimintai bantu teman dalam akunya, kemudian pemilik akun membuat status lucu tapi memberikan informaai baik bagi pengguna akun.
(1) Pemilik akun facebook @dika jaya board. Komentar kecewa dan melakukan klarifikasi peristiwa yang dianggap menyebarkan informasi hoaks oleh seorang pengguna media sosial facebook. (Liat gambar 2 fakta informasinya sebagaimana peristiwa yang dialami dika jaya board)
Peristiwanya pihak personil Polsek Kabila sedang melakukan pengawasan bagi pengendara yang melewati jalur tersebut akan diperiksa.
Konten berita tidak dibaca tapi dinyinyir netizen, padahal itu adalah pandangan ahli hukum.
Pada portal berita yang di sebar pada group media sosial @info kejadian kota luwuk-banggai, disebar konten porno.
Ini adalah kategori teratas nyinyir konten berita netizen tak membaca isi berita. Tidak memahami isi berita tetapi kebencian yang didahulukan.

Reporter | Irwan Merdeka