Juru Bicara Fraksi Golkar Desak AT FM di 2023 Rampungkan Gedung Kesehatan Mangkrak Hingga 1 Juta Satu Pekarangan

Irwanto Kulap asal Fraksi Golkar
Irwan Kulap katakan Dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau RAPBD 2023 Kabupaten Banggai, yang dibahas baru saya terima kemarin Senin (21/11) siang dari sekretariat DPRD. Secara keseluruhan program yang menjadi prioritas tidak sempat dibuat tanggapan Fraksi Golkar.

BANGGAI– Juru bicara Fraksi Partai Golongan Karya atau Partai Golkar menanggapi Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau RAPBD 2023 Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah belum terearilisasinya usulan pembangunan fasilitas Puskesmas Kecamatan Nuhon, dampak buruk pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Saya melihat dalam dokumen RAPBD 2023, pembangunan perampungan gedung kesehatan Puskesmas di Nuhon, tidak dijadikan prioritas,” ungkap Irwanto Kulap, dalam pandangan Fraksi Golkar pada Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau RAPBD 2023, Selasa.

Berita terkait:

Ia mengatakan sebelumnya saya menerima dari sekretariat DPRD dan mempelajari isi dokumen yang disusun oleh tim BAPPEDA, jadi belum sempat membuat catatan untuk dibacakan Fraksi Golkar. Namun sedikit yang saya tinjau dalam uraian menjadi program prioritas pemerintah daerah, berkaitan usulan perampungan bangunan kesehatan Kecamatan Nuhon, “ini tidak masuk menjadi program prioritas. Padahal ini, penting untuk pelayanan kesehatan masyarakat disana,” kata Irwanto.

Berita terkait:

Selain itu, juga ada beberapa agenda penting yang seharusnya dimasukan kedalam dokumen untuk dibahas menjadi agenda program prioritas di 2023n yakni, kebutuhan pendanaan Badan Pengawas Pemilu dan Komisi Pemilihan Umum. Ini tidak masuk dalam dokumen penyusunan
Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau RAPBD 2023. “Saya kira hal ini perlu dimasukan dan menjadi bagian dari prioritas masuk dalam pembahasan selanjutnya,” jelasnya. Kemudian ia mengatakan,

Hal lain adalah dukungan mendorong minat baca bagi masyarakat ini, juga penting masuk menjadi bagian program prioritas pada pelaksanaan Program pemerintah daerah di 2023. “Program dukungan minat baca bagi masyarakat, sudah menjadi bagian visi misi Presiden Joko Widodo. Sementara itu, untuk mewujudkan program tersebut perlu juga di dukung dengan sumber dana,” jelas Irwanto.

Menurutnya hal yang juga patut dipertanyakan adalah program 1 juta 1 pekarangan dan bumdes yang merupakan visi-misi ATFM. Sudah seharusnya mencapai angka 60 sampai 70% pelaksanaannya dimasukan di tahun anggaran 2023.

Alasan ini untuk mengurai runutan pertanyaan dan keraguan masyarakat soal komitmen ATFM, saat memimpin. Sebab visi misi ini menjadi satu yang diharapkan yang belum menjadi kenyataan di masyarakat. “Jadi hal ini (agenda visi misi) jika dimasukan dalam pembahasan di tingkat pansus nanti, pada pembahasan RAPBD 2023, Fraksi Golkar akan ngotot untuk pemenuhan visi misi AT-FM, dengan tidak mengenyampingkan program-program lainnnya,” ungkap Irwanto. Lanjut ia katakan berkaitan agenda ini (1 juta 1 pekarangan) juga sudah mendapatkan restu dan petunjuk dari ketua DPD II Partai Golkar pak Beni Tamureka untuk mengawal dan mensukseskan visi misi ATFM.

Catatan disampaikan tadi itu, diharapkan semuanya masuk dalam dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau RAPBD 2023 untuk dibahas ke tingkat selanjutnya yaitu Pansus.

Saya, tekankan untuk program 2023 nanti, infrastruktur juga penting ke depan harus dilanjutkan dengan lebih cepat. “Namun, utamanya juga pemerintah daerah harus menyambung pembangunan gedung fasilitas kesehatan yang sampai saat ini masih mangkrak bangunannya di Kecamatan Nuhon”. Ujar Irwanto Kulap.

Reporter | Irwan Merdeka

Untuk mendapatkan update berita harian ikuti web metroluwuk.id atau download aplikasi Telegram mari bergabung klik UPDATE metroluwuk.id

Berita terkait: Kasak-Kusuk Dibalik Deadlock Ranperda Diputuskan Malam Hari Masuk Pansus

@metroluwuk