Kapolsek Parigi Moutong Resmi di Pecat

Kapolsek Parigi Moutong Resmi di Pecat

Kasus menyeret Iptu IDGN mendapat perhatian serius Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui instruksinya menerapkan hukuman bagi personil anggota Polri yang tersangkut hukum. dok sorotan video

Bagikan Artikel

PALU– Kasus dugaan asusila dilakukan mantan Kapolsek Parigi Inspektur Satu IDGN kepada anak tersangka berinisial S (20) IPTU IDGN telah menjalani sidang kode etik digelar Propam Polda Sulawesi Tengah.

Menurut Kapolda Sulteng Irjen Pol. Rudy S. mengatakan sidang kode etik Iptu IDGN di Bidang Propam merekomendasikan sanksi berupa pemecatan scara tidak hormat atau PTDH.

Hal itu ditegaskan oleh Rudy sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah diputuskan dalam sidang kode etik kepada Iptu IDGN.

“Adapun hasil sidang putusannya tadi adalah, kami merekomendasikan Iptu IDGN untuk di Berhentikan Tidak Dengan Hormat (PTDH). Saya ulangi rekomendasinya adalah PTDH,” ujarnya saat jumpa pers di Mapolda Sulteng, Sabtu (23/10).

Kemudian Rudy, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sulteng terkait adanya kasus tersebut.

Ia menegaskan, “akan menindak anggotanya yang melanggar kode etik polri”. Imbuhnya.

Sebagaimana kasus yang menyeret Iptu IDGN mendapat perhatian serius Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui instruksinya menerapkan hukuman bagi personil anggota Polri yang tersangkut hukum.

Iptu IDGN telah menjalani sidang kode etik di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) dipimpin Kabid Propam Polda Sulteng Komisaris Besar Polisi Ian Rizkian Milyardin dengan putusan berupa rekomendasi PTDH.

Sidang etik yang digelar kurang lebih 5 jam terbukti melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 dan Pasal 14 ayat (1) huruf b Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.1 tahun 2003 tentang Pemberhentian anggota Polri. Dan pasal 7 ayat (1) huruf b dan pasal 11 huruf c Peraturan Kapolri No.14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.

Reporter | Palu, Posi, Parigi | Hendra Edo

Untuk mendapatkan update berita setiap hari mari bergabung update klik link metroluwuk.id atau download aplikasi UPDATE Telegram

Berita terkait: Korban Asusila Kapolsek Parigi Tolak Berdamai