Kuasa Hukum Bantah Yahdi Basma Tak Kooperatif

PALU– Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu menetapkan Yahdi Basma masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) disebabkan tidak kooperatif. Melalui Kuasa Hukum Rachmi Ahmad, SH MH bilang seharusnya Kejaksaan Palu tak terburu-buru menerbitkan surat perintah pencarian orang.

“YB, saat ini dalam kondisi tidak sehat. Sesuai bukti keterangan yang telah diserahkan kepada Kejaksaan Palu,” ungkapnya kepada metroluwuk.id, saat dikonfirmasi mengenai Yahdi Basma ditetapkan sebagai DPO oleh Kejaksaan Negeri Palu, Sabtu

Berita terkait:

Rachmi mengatakan beberapa hal yang perlu diluruskan menyikapi kondisi klien kami, dikatakan kini sebagai daftar pencarian orang (DPO) dalam keterangan disebutkan bahwa YB sudah dipanggil sebanyak tiga kali. “Ini dapat dilihat surat disebutkan mulai Kamis, (28/7), Rabu, (31/8) dan pada Senin, 12 Agustus 2022 silam, yang dilayangkan pihak Kejaksaan Palu,” tegasnya. Selanjutnya ia mengatakan,

Berita terkait:

Saat pemanggilan yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan Negeri Palu, ketika proses kasasi sedang berjalan. Klien kami masih tahap persidangan. Sesuai putusan banding Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah nomor 42/PID.SUS/2021/PT PAL. Kembali melakukan upaya Peninjauan Keputusan nomor 1085 K/PID.SUS/2022. “Ini perlu diketahui dalam pertimbangan prinsip fair trial sesuai dengan audi alteram partem (dengarkan sisi lain),” jelas Beky sapaan akrabnya.

Rachmi, menyebutkan ketidak hadiran klien (YB) memiliki dasar pembuktian pihak Rumah Sakit Umum Undata dikeluarkan pada 26 Agustus 2022, keterangan ini telah diajukan kepada Kejaksaan Negeri Palu, merespon surat panggilan kejaksaan. Setelah menerima surat panggilan eksekusi kedua.

“Hasil diagnosa dr, klien sakit jantung akan dirujuk ke Rumah Sakit jantung di Jakarta. Karena Rumah Sakit di Palu punya keterbatasan peralatan penyakit yang diderita YB,” ungkap Rachmi Ahmad.

Reporter | Irwan Merdeka

Untuk mendapatkan update berita setiap harian update web metroluwuk.id atau download aplikasi Telegram mari bergabung klik UPDATE metroluwuk.id

Berita terkait: Ditetapkan DPO, Siapa Yahdi Basma

@metroluwuk