Lowongan Migran Luar Negeri, Walikota: Akan Fokuskan Pelatihan & Kursus Bahasa

Lowongan Migran Luar Negeri, Walikota: Akan Fokuskan Pelatihan & Kursus Bahasa

Bagikan Artikel

PALU- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia BP2MI Wilayah Palu, Sulteng, Ahmad Fauzi katakan membuka kesempatan bagi warga Kota Palu kerja diluar negeri.

” Akan terbuka kesempatan untuk 1000 orang dipekerjakan ke luar negeri tujuan Jepang dan Korea Selatan,” ungakpnya dalam pertemuan komitmen bersama Pemerintah Kota Palu, Rabu (2/6/2021).

Ahmad Fauzi , jelaskan secara umum BP2MI  mempunyai tugas melaksanakan kebijakan pelayanan dalam rangka penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia secara terpadu.

Sambung dia, dalam melaksanakan tugas tersebut BP2MI menyelenggarakan fungsi di antaranya: pelaksanaan kebijakan di bidang penempatan dan pelindungan pekerja migran Indonesia, pelaksanaan pelayanan dan pelindungan pekerja migran Indonesia, penerbitan dan pencabutan surat izin perekrutan pekerja migran Indonesia.

Penjelasan terpisah. Menurut Hadianto Rasyid, mengatakan tak hanya, 1000 bahkan sampai 2000 orang. Namun langkah serius Pemkot Palu akan mematangkan komitmen dengan bertemu langsung dengan pimpinan pusat BP2MI di Jakarta dalam waktu dekat ini.

“Sebagai langkah serius Pemkot Palu, akan mematangkan komitmen ini dengan pimpinan pusat BP2MI di Jakarta dalam waktu dekat ini,” ungkap Hadianto Rasyid.

Ia, jelaskan akan fokuskan pelatihan nantinya lebih banyak dilaksanakan disetiap kelurahan khsusnya bagi warga Kota Palu yang mendaftarkan diri apabila bersedia bekerja sebagai pekerja migran di luar negeri yang difasilitasi UPT BP2MI Wilayah Palu bersama dengan Pemkot Palu.

“Akan fokuskan pelatihan disetiap kelurahan yang akan mendaftarkan diri sebagai pekerja migran, sebagai bekal nantinya,” ujarnya, sambung dia

Apalagi komitmennya adalah memberikan peluang besar bagi warga kota palu, untuk bekerja di luar negeri. “Fokusnya akan diawali melalui pelatihan dan kursus bahasa asing sebelum jadi pekerja migran di luar negeri.” tutupnya. (***)