Mabes Polri Ungkap Dugaan Pelecehan Anak di Luwu Timur, Begini Jelasnya

Bagikan Artikel
Gambar sorotan video Konferensi Pers soal kasus dugaan pelecehan seksual kepada tiga orang anak dibawah umur Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Rsdi Hartono menerangkan perkembangan kasusnya. dok Humas Mabes Polri

JAKARTA– Mabes Polri ungkap kaitan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang dilakukan ayahnya di daerah Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Bukan perbuatan tindak pidana perkosaan namun, perbuatan cabul.

“Dalam surat pengaduan tersebut, saudari RS melaporkan diduga telah terjadi peristiwa perbuatan cabul. Jadi bukan perbuatan tindak pidana perkosaan, seperti yang viral di medsos dan juga menjadi perbincangan di publik. Ini yang perlu kita ketahui bersama,” jelas Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Rsdi Hartono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (12/10).

Kemudian tim meminta pemeriksaan visum et repertum (VER) terhadap tiga korban pada 9 Oktober 2019 di Puskesmas Malili, dan tanggal 24 Oktober 2019 di Rumah Sakit Bhayangkara. Dari hasil dua pemeriksaan tersebut tidak ada kelainan pada organ kelamin dan dubur terperiksa.

1
2