Nyawa Pebalap Road Race 2022 Ditukar Tropi Tulis Tangan di Arena Sirkuit Tugu Adipura, Luwuk

Olahraga balap motor dianggap berbahaya disebut berisiko nyawa. Namun itu bagian dari pekerjaan dan olahraga uji nyali. Tetapi siapa disalahkan jika pemenangnya di suguhi tropi tulis tangan seperti tropi piala lomba lari karung.

Seorang pebalap motor terjatuh dan motor menimpa seorang bocah saat menonton kejuaraan kualifikasi atlit olah raga balap motor Road Race 2022 di arena tugu Adipura, Kota Luwuk Foto dok Sorotan video.

BANGGAI– Nyawa Pebalap Luwuk di bayar Trofi tulisan tangan dan amplop kosong. Mengundang tanya sejumlah pebalap dan mekanik, meski penanggung jawab membantah disebut-sebut telah memberikan amplop kosong kepada juara balap motor Road Race pada ajang kualifikasi Pra Porprof Sulteng 2022 di Kabupaten Banggai.

Tak sedikit orang perguncingkan mulai penonton ditagih dalam arena dan diusir keluar disaat sedang menonton sampai kecelakaan pebalap menghantam seorang bocah dan dilarikan ke unit kesehatan. Diunggah meliar pada akun media sosial facebook menjadi topik kritik netizen.

Mengenai balap motor Road Race pada ajang kualifikasi Pra Porprof Sulteng 2022 di Kabupaten Banggai. Seorang mekanik mantan pebalap Kota Luwuk beralamat di jalan Rajawali, mengatakan keraguan dihadapi pebalap saat ini usai ikuti lomba Road Race digelar selama tiga hari, harapannya dapat meningkatkan potensi olaraga otomotif bagi generasi muda di Kabupaten Banggai.

Namun dalam perkembangan saat ini justeru menimbulkan keraguan cukup luar biasa. Pebalap diukur dengan kekecewaan diluar kemampuan sebagai peserta.

Berita terkait:

Dia, sebutkan kualifikasi Pra Porprof Sulteng 2022 patut dijadikan evaluasi serius oleh organisasi Ikatan Motor Indonesia Kabupaten Banggai atau di Sulteng, kecelakaan dialami pebalap motor menghantam seorang anak yang sedang menonton.

Kejadian ini memang disebut konsekuensi bagi pebalap. Tapi, ini soal aturan dan tatacara teknik pelaksanaaan balap motor. Karena Ini adalah hal utama penting menjadi perhatian yang telah diatur dalam peraturan teknik keselamatan olahraga dijadikan pedoman Ikatan Motor Indonesia.

Komentar netizen melihat situasi di arena balap motor Road Race 2022 ketika pebalap terjatuh dan motornya menimpa seorang bocah saat sedang menonton Foto dok sorotan kolom komentar netizen.

Kemudian, selain aturan tersebut kami biasanya menyebut, adu kemampuan pebalap. Ini bukan hanya pebalap menjadi perhatian tapi, memanfaatkan arena dan nyali pebalap menghadapi pertarungan menggunakan kendaraan. Bagian ini menjadi strategi penting bagi crew pedok dan mekanik.

“Jadi kejadian dialami pada adu strategi balap barusan digelar dari kepentingan keamanan dan perakitan motor balap tak sedikit menggunakan anggaran. Dengan dihargai piala model lari karung. Ini menjadi kekhwatiran, masa depan bibit muda olahraga di level lokal,” ungkapnya.

Olahraga otomotif balap motor itu, mahal ongkosnya dan harganya dibayar nyawa pebalap. Banyak orang menyebutnya itu, konsekuensi pebalap. Namun ini adalah profesi (pekerjaan) jadi penyelanggara wajib mengikuti dan patuh untuk meminimalis pebalap tukar nyawa diarena. Itu yang terpenting bagi pelaksana kegiatan.

“Saya berharap IMI Sulteng, tinjau kembali syarat dan kemampuan penanggung jawab pelaksanaan Road Race 2022 di Banggai. Jika ingin menemukan bibit-bibit unggul mengharumkan nama daerah dan menghilangkan dikotomi balapan barusan adalah bisnis olahraga ditukar nyawa pebalap”. ungkapnya.

Reporter | Irwan Merdeka

Untuk mendapatkan update berita harian ikuti web metroluwuk.id atau download aplikasi Telegram mari bergabung klik UPDATE metroluwuk.id

Berita terkait: Kritik Netizen Dibalik Roadrace Banggai 2022, Piala Ditulis Tangan sampai di Bilang Juara Terima Amplop Kosong

@metroluwuk.id