Pemda Banggai Sidak Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Pemda Banggai Sidak Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Bagikan Artikel

BANGGAI– Inspeksi mendadak (SIDAK)  tim terpadu Pemda, Polres Banggai dan instansi lainnya untuk menjaga stabilitas harga dan stok bahan pokok menghadapi lebaran.

Agenda SIDAK, mendasari surat Dinas perdangan dan perindustrian kabupaten Banggai, (22/4) nomor surat : 005/ 06/ DIS-DAG/ 2021, tentang  rapat koordinasi Pemda Kab. Banggai, Polres Banggai dan instansi terkait, dalam rangka menjaga stabilitas harga dan bahan pokok dalam menghadapi hari raya idul fitri 1442 Hijriah.

Sasaran pemantauan stok sembako di pasar Simpong dan diatributor. Tim melakukan pengecekan di mulai dari distributor sekitar pukul 09.30 wita. Hasil pemantauan stok sembako dan harga pasaran oleh tim terpadu, seperti di Toko Stand 5. Harga bahan pokok masih normal, stok barang mencukupi tidak, di temukan barang kadaluarsa ( expayer).

Kemudian distributor di Toko Cipta harga bahan pokok normal, stok barang mencukupi tidak di temukan barang kadaluarsa ( expayer) dan UD Cahaya Baru milik Ko Amba’o, harga bahan pokok normal stok barang cukupi dan barang tida ada yang kadaluarsa ( expayer).

Selanjutnya sekitar pukul 11.20 wita, monitoring dilakukan di Toko Lutos, harga bahan pokok normal. Stok barang mencukupi. Tidak di temukan barang kadaluarsa ( expayer).

Tidak luput dari pantauan tim terpadu melakukan pengecekan Harga Eceran Tertinggi (HET) dipangkalan PT Laut Sulinda masih mengikuti harga ketetapan pemerintah Rp. 19.000/ pertabung.

Usai melakukan pemantauan distributor, tim terpadu sekitar pukul, 11. 30 wita, melanjutkan ke pasar simpong. Ditemukam ada kenaikan harga seperti harga cabai harga Rp. 47.000/ kg, harga normal berkisar Rp. 24.000/ kg. Harga daging sapi yang sebelumnya harga normal antara Rp 110.000/ kg,  sekarang harganya Rp 140.000/ kg. Harga ayam ras Rp harga normal Rp 25.000/kg, sekarang naik menjadi Rp. 32.000/ kg dan Tomat harga Normal Rp 7.000/ kg, naik menjadi Rp. 10.000/kg.(*/Red)