Pemda Morut Optimis Tangani Stunting

Djira menyebut agar semua pihak yang terkait bekerjasama dengan baik dalam mengurangi dan mengatasi penderita stunting.

Rapat koordinasi tim penanganan stunting pemerintah Kabupaten Banggai Dok foto (Ryo/Ale)

MOROWALI UTARA– Stunting adalah dampak dari kondisi kekurangan gizi anak Indonesia menjadi perhatian pemerintah pusat sampai di daerah untuk ditangani berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72/2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72/2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Peraturan ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mempercepat pencapaian target penurunan stunting menjadi 14 persen pada 2024.

Berita terkait:

Djira dalam rapat konsolidasi dan rekonsiliasi tim percepatan penurunan stunting (TPPS) tingkat Kabupaten Morowali Utara, mengatakan agar meningkatkan kerjasama lintas kelembagaan dalam percepatan penurunan stunting.

Sebab itu, masalah stunting menjadi salah satu fokus dari program pemerintah pusat dan juga pemerintah daerah Morut untuk memberantas kasus stunting.

Berita terkait:

“Ini masalah serius. Harus ada kerjasama untuk mengatasi kasus stunting di daerah ini,” kata Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira K dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/8/2022).

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (P2KBP3AD) Kabupaten Morowali Utara, Romelius Sapara, mengemukakan pihaknya berkomitmen untuk mendorong aksi nyata dalam penurunan percepatan stunting di Morut.

Reporter | Palu, Parigi, Poso | Hendra Edo

Untuk mendapatkan update berita harian ikuti web metroluwuk.id atau download aplikasi Telegram mari bergabung klik UPDATE metroluwuk.id

Berita terkait: Lima Aplikasi Berbasis Online Karya Pejabat Pemda Morut untuk Pelayanan Masyarakat di Luncurkan

@metroluwuk