Pergerakan Arus Balik Ancaman Serius Transmisi Lokal, Jubir Covid19: Telah Menyiapkan Tim Tracker

Pergerakan Arus Balik Ancaman Serius Transmisi Lokal, Jubir Covid19: Telah Menyiapkan Tim Tracker

Bagikan Artikel

Kebijakan larangan mudik dilema masyarakat ngotot tetap mudik, namun prediksi adanya pergerakan arus mudik kerap jadi masalah untuk ditangani secara intens mengantisipasi ancaman tranamisi lokal Covid-19.

Pergerakan arus balik masyarakat usai Lebaran di wilayah algomerasi wilayah Sulawesi Tengah di Banggai, Banggai kepulauan, Banggai Laut dan perbatasan dikomentari Juru Bicara Covid-19 Nur Masita Datu Adam, saat dikonfirmasi tertulis, Kamis (13/5/2021). Pemerintah telah menetapkan Surat Edaran (SE) larangan mudik lebaran guna mengantisipasi lonjakan kasus covid-19.

“Lonjakan kasus Covid-19 adalah ancaman bagi masyarakat di Kabupaten Banggai dan bisa saja terjadi apabila melanggar aturan dan prokes kesehatan,” kata Nur Masita

Mengenai akan terjadinya arus balik usai Lebaran, Pemerintah Kabupaten Banggai. Saat kini membuat pola pencegahan perbatasan dan penanganan melalui pos layanan guna mengantisipasi arus mudik lebaran diperkirakan akan terjadi.

Pemeriksaan kendaraan melintas perbatasan Kabupaten Tojo Unauma dan Kabupaten Banggai Desa Obo Balingara, Kamis 13 Mei 2021(foto Sat Polres Banggai)

Olehnya pola penanganannya telah dibentuk 2 pos penyekatan di perbatasan Balingara dan Toili barat. Dengan melibatkan Tim Satgas Covid-19 di dukun TNI-Polri.

Sambung dia, pembentukan pos sekat dan pos pelayanan ini, adalah antisipasi ancaman lonjakan kasus covid-19 dari transmisi lokal. Untuk pos sekat diportal pintu perbatasan telah dijaga ketat mulai tanggai 6 sampai 17 mei 2021 selama 1x 24 jam.

Begitu juga pos pelayanan dalam Kota Luwuk dibentuk dibeberapa titik yang dianggap penting yaitu, pos di KM 5, pos Polsek lama (dalam kota luwuk), pos pelabuhan antara pulau, pos terminal dalam kota.

“Kami sdh membentuk Tim Tracker yang membantu tim kesehatan untuk pemantauan di lapangan” ungkapnya

Sementara itu, Nur Masita jelaskan mengenai situasi data update Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Banggai, per tanggal  13 Mei 2021 total kasus konfirmasi 1274 orang  dalam penanganan.

Status kasus saat kini yaitu,1 kasus baru menjalani Isolasi mandiri. Masih dalam penanganan 20 kasus, 3 orang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah, 18 orang masih menjalani isolasi mandiri dan 1210 orang telah sembuh, dan sejumlah 43 meninggal.

Update dalam wilayah penangana dan juga pemantauan tersebar pada 20 kasus yakni, 7 orang asal Kecamatan Luwuk, 6 orang asal Kecamatan Luwuk Utara, 3 orang asal Luwuk Timur dan 4 orang asal Kecamatan Toili Barat.

“Data terbarukan 1 kasus baru hasil pemeriksaan TCM  Rumah Sakit asal Kecamatan Toili Barat” jelas Nurmasita Datu Adam

Reporter| Irwan Merdeka