Polisi Ringkus Pelaku Jambret, Viral di Medsos

Polisi Ringkus Pelaku Jambret, Viral di Medsos

Bagikan Artikel

BANGGAI– Polisi menangkap pelaku jambret pada seorang wanita di komplek kuburan turki Luwuk, Kabupaten Banggai Rabu (17/9/2021). Aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV menjadi viral di media sosial.

Aksi jambret pelaku menurut informasi dihimpun metroluwuk.id telah dilakukan bukan pertama kali. Namun sudah berulang dilokasi berbeda.

Sebelumnya, korban warga Kelurahan Baru saat itu sedang mengendarai sepeda motor melintas di kompleks tanjakan Kubur Turki, tiba-tiba dari arah samping kanan datang tersangka yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio IM3 warna merah hitam dan langsung mengambil ponsel Vivo Y12 S milik korban yang disimpan dibagasi depan motor.

Mengetahui  ponsel miliknya telah dijambret, korban mencoba mengejar tersangka dengan menggunakan sepeda motor. Namun korban terjatuh dari sepeda motornya. Kemudian melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polres Banggai.

Penangkapan tersangka pria bernisial MZ alias U (29) warga Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk ini dipimpin langsung IPDA Toman Febriandi Sibuea.

Dari hasil interosasi, tersangka mengakui bahwa telah melakukan aksi tersebut dengan alasan karena sangat membutuhkan uang untuk membayar hutang.

Kasat Reskrim Polres Banggai mengatakan, setelah kita lakukan penyelidikan lebih lanjut kemudian Tim Jatanras Satreskrim Polres Banggai bergerak berhasil menangkap pelaku penjambretan tersebut.

“Benar tersangka jabret ponsel yang beberapa waktu lalu terekam CCTV dan sempat viral sudah dibekuk anggota Jatanras di rumahnya tanpa perlawanan, Rabu (15/9/2021) sekitar pukul 14.00 Wita,” ungkap Kasat Reskrim Iptu Adi Herlambang.

Selain itu, dihadapan polisi tersangka juga telah mengakui bahwa sudah melakukan penjambretan sebanyak empat kali di wilayah Kota Luwuk.

Tersangka juga merupakan residivis dengan kasus yang sama. Ia sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Banggai guna proses hukum lebih lanjut

“Ponsel Vivo Y12 S warna hitam hasil curian dijual kepada seorang warga seharga Rp. 500 ribu. Barang bukti sudah kita amankan,” ujar Iptu Adi Herlambang. (*/ Red)