Polri: Peran 3 Terduga Teroris Mulai Pola Rekruitmen sampai Pendanaan

Polri: Peran 3 Terduga Teroris Mulai Pola Rekruitmen sampai Pendanaan

Polri menyebutkan penangkapan tiga terduga teroris merupakan hasil pengembangan usai ditangkapnya Amir JI, Para Wijayanto pada 29 Juni 2019 lalu. Disinyalir masing-masing tersangka memiliki peran yang strategis. dok Humas Mabes Polri

Bagikan Artikel

JAKARTA– Jajaran kepolisian melalui Densus 88 Antiteror Polri menangkap tiga orang tersangka diduga terlibat dalam pendanaan organisasi terorisme Jamaah Islamiyah (JI).

Ketiganya ditangkap di wilayah Bekasi, Jawa Barat pada 16 November 2021. Sebagaimana diterangkan secara tertulis melalui media Divisi Humas Mabes Polri, Kamis 18 November 2021.

Penangkapan merupakan hasil pengembangan usai ditangkapnya Amir JI, Para Wijayanto pada 29 Juni 2019 lalu. Berdasarkan pemeriksaan terhadap Para Wijayanto, diketahui tentang struktur organisasi JI, pola rekrutment, strategi dan pendanaan JI.

Disebutkan, AA sebagai inisiator pendiri Perisai yaitu badan yang dibuat untuk perbantuan hukum terhadap anggota kelompok JI yang tertangkap oleh Densus 88 sekaligus memberikan bantuan kepada keluarga dari anggota JI yang tertangkap,” jelas Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Rusdi Hartono,Rabu (17/11).

Selama menjalankan aksinya, masing-masing tersangka memiliki peran yang strategis dalam upaya pendanaan seluruh kegiatan terorisme. “Dalam pendanaan LAZ BM ABA, tersangka AZA sebagai Ketua Dewan Syariat LAZ BM ABA. FAO sebagai anggota Dewan Syariah LAZ BM ABA”. imbuhnya. ***

Untuk mendapatkan update berita harian ikuti web metroluwuk.id atau download aplikasi Telegram mari bergabung klik UPDATE metroluwuk.id

Berita terkait: Teroris Himpun Dana Mulai dari Koin Hingga Jadi Senjata dan Peluru

@metroluwuk.id