Proyek Sarana Bersalin Hunduhon Tak Miliki Pembuangan: Kami, Tidak Tahu Siapa Kontraktornya”

Martina bilang, tidak mengetahui secara pasti. Hanya setau saya informasi proyek di kerjakan melalui dana aspirasi. Selebihnya saya, tidak tau karena dari awal sampai selesai bangunan itu, di kerjakan tidak ada konfirmasi kepada kami.

Bagikan Artikel
Gambar pipa buangan pada proyek bangunan fasilitas bersalin Puskesmas Hunduhon dok MetroLuwuk.id | Foto Parlin Yusuf

HUNDUHON– Dua pipa saluran ke pembuangan saluran kamar mandi mengarah ke sepeting di ruang bersalin di Puskesmas Hunduhon bermasalah.

Proyek pembangunan (PKM) ruang bersalin pada Puskesmas Kecamatan Luwuk Timur Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah telah selesai di kerjakan oleh pihak kontraktor. Namun dikeluhkan masyarakat

Pasalnya satu item pekerjaan proyek pekerjaan belum diselesaikan karena masyarakat sebagai pengguna menyoroti hasil kerja kontraktor pada pembangunan sarana kesehatan yang dianggap telah selesai dikerjakan.

Kaitan informasi tersebut, metroluwuk.id meninjau lokasi proyek pembangunan sarana kesehatan diruang bersalin Puskesmas Hunduhon yang disoroti masyarakat.

“Ya ada satu item pekerjaaan yang tidak di kerjakan, dua pipa, satu untuk kamar mandi dan satu lagi sepiteng. Dua pipa tersebut sudah terpasang hanya saja untuk pembuangan tidak ada. Bagimana mo di fungsikan. Kalau begitu saya, rasa lucu ini bangunan,” ujar seorang staf Pustu Hunduhon dikatakan kepada metroluwuk.id, Kamis 24 November 2021.

Mengenai adanya satu item pekerjaan pada proyek PKM terletak di Kecamatan Hunduhon, mengkonfirmasi kepada Kapus Hunduhon, menurut Martina Lumenteru, hal itu dibenarkan, “pipa untuk pembuangan tidak dikerjakan. Meski begitu dirinya telah melaporkan kepihak untuk di tindak lanjuti,”

Sudah sampaikan ke Dinas terkait, “pihak kontraktornya, mudah mudahan segera di tangani,” ungkap Kepala Puskesmas Martina Lumenteru, Rabu 24 November 2021.

Sambung ia, hanya saja. Sejak dilaksanakan pembangunan tersebut tidak ada konfirmasi dari yang mengerjakan sehingganya apa yang menjadi kebutuhan dari pembangunan agar terlaksana dengan baik.

“Nyatanya kan seperti ini coba kalau dorang ba tanya dimana tempat saluran pembuangan, torang kase tunjuk,” ujarnya.

Soal informasi papan proyek informasi menjadi bentuk transparansi anggaran dan pelakasana item proyek PKM.

Martina mengatakan, tidak mengetahui secara pasti. “Hanya setau saya informasi proyek di kerjakan melalui dana aspirasi. Selebihnya saya, tidak tau karena dari awal sampai selesai bangunan itu, di kerjakan tidak ada konfirmasi kepada kami.” imbuhnya.

Reporter | Parlin Yusuf

Untuk mendapatkan update berita harian ikuti web metroluwuk.id atau download aplikasi Telegram mari bergabung klik UPDATE metroluwuk.id

Berita terkait: Viral #PercumaLaporPolisi Kapolri Minta Masyarakat Lapor Propam dan Kawal Kasusnya

@metroluwuk.id