PT MAP Urai Soal Lahan Tambak Udang Hingga Rencana Perekrutan Tenaga Kerja

PT MAP Urai Soal Lahan Tambak Udang Hingga Rencana Perekrutan Tenaga Kerja

BANGGAI– Upaya pemerintah secara nasional yang terus menggalakkan investasi di tengah ancaman resesi tahun 2023 mendatang. Kata Direktur PT Matra Arona Banggai Sutono mengatakan
penafsiran hukum pasca putusan pengadilan memenangkan H Jabar dengan luas lahan 3,4 hektare itu tidak terdaftar alias tidak ada dalam data BPN Banggai.

“Sertifikat HGU nomor 04/HGU/BPN/B51/94 ini tidak pernah ada. Bahkan saat PT Banggai Sentral Shirmp (BSS) masih beroperasi dan belum dibeli oleh PT MAB,” jelas Sutono, Selasa 2 November 2022.

Berita terkait:

Sutono, mengatakan seharusnya H Djabar Dahari yang sudah memegang putusan pengadilan mengambil langkah hukum dengan mengajukan permohonan eksekusi di Pengadilan Negeri Luwuk.

Ini sebagai upaya untuk mendapatkan kepastian hukum terkait putusan nomor 44/Pdt.G/2012/PN.Lwk. Namun ternyata H Djabar Dahari melakukan langkah sepihak yaitu dengan memasang papan nama yang intinya menyatakan seluruh areal sertifikat HGU nomor 04 / HGU / BPN / B51 / 94 menjadi milik masyarakat.

Hal ini sangat keliru dan salah tafsir dari tindakan sepihak oleh H Djabar Dahari. Menyebabkan permasalahan dilokasi tambak antara masyarakat dengan PT MAB,  berdampak molor dari target kerja yang hampir dua tahun belum bisa beraktifitas dilapangan.

“Bermohon saja eksekusi. Nanti biar pengadilan yang menentukan ada di mana lokasinya sesuai amar putusan supaya secepatnya dieksekusi,” kata Sutono.

Berita terkait:

Ia mengatakan target kerja yang hampir dua tahun belum bisa beraktifitas dilapangan. Jika perusahan belum beraktifitas lantaran obyek disengketakan masih terus ditafsir keliru, maka kebutuhan membuka peluang kerja kepada seluruh angka kerja di Kabupaten Banggai, akan molor.

“PT MAB tak hanya bergerak di bidang budidaya udang, tetapi langsung pengelolaan untuk pengemasan sebelum diekspor ke China,” ungkapnya.

Sutono katakan, hadirnya PT MAB di Kabupaten Banggai sejalan dengan upaya pemerintah yang terus menggalakkan investasi di tengah ancaman resesi tahun 2023 mendatang.

Olehnya PT MAB memiliki target dan kepastian bisa membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya untuk masyarakat Batui. “Selain dapat mengakomodir tenaga kerja lokal, Pembangunan tambak udang memperhatikan aspek ekologi secara berkelanjutan dengan perekrutan 500 tenaga kerja,” ujarnya.

Reporter | Emay

Untuk mendapatkan update berita harian ikuti web metroluwuk.id atau download aplikasi Telegram mari bergabung klik UPDATE metroluwuk.id

Berita terkait: Usai Digusur PT BSS Kini Pemilik Tanah Diusir PT Matra Arona Banggai

@metroluwuk