Tahun 2021, Kapolres Banggai: 664 kasus didominasi penganiayaan & 20 kasus pemerkosaan

AKBP Yoga menyebutkan salah satu faktor pemicu tindakan kriminalitas dipengaruhi usai meneguk miras. Meski dibeberapa kasus yang ditangani kepolisian terjadi penurunan ditahun 2021.

Bagikan Artikel
Gambar saat Konferensi Pers di ruang lobi Mapolres Banggai dok Humas Polres Banggai.

BANGGAI– Polres Banggai lapor kasus di akhir tahun 2021 terjadi penurunan pada berkaitan tindak Pidana dan Laka Lantas. Kata Kapolres Banggai AKBP Yoga Priyahutama SH, SIK, MH ini adalah hasil kinerja selama setahun.

“Tahun 2021 sebanyak 664 kasus ditangani. Sedangkan di pertengahan tahun 2021 sebanyak 1.188 kasus. Artiny terjadi penurunan sebanyak 524 kasus di tahun 2021,” ungkapnya dalam Konferensi Pers turut hadir Wakapolres Kompol Margiyanta SH, Kasat Lantas AKP I Dewa Made Arda SH, SIK, Kasat Reskrim Iptu Adi Herlambang dan Kasubbag Humas Iptu Haryadi SH, di depan lobi Mapolres Banggai, Rabu 29 Desember 2021.

Menurut Yoga, sejumlah tindak pidana selama tahun 2021 mengalami penurunan dibanding tahun 2020 lalu. “Dari jumlah 664 kasus selama tahun 2021 itu didominasi oleh penganiayaan biasa dengan jumlah 171 kasus.” Kemudian catatan kasus selanjutnya yang ditangani adalah pengeroyokan pada urutan kedua, sebanyak 57 kasus, pencurian kekerasan (curat) 52 kasus, penggelelapan 50 kasus dan pemerkosaan sebanyak 20 kasus.

“Salah satu faktor pemicu tindakan kriminalitas adalah miras. Dan ini sudah saya perintahkan memberantas peredaran minuman beralkohol ini,” jelasnya. Sambung AKBP Yoga,

Kaitan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar lantas) di tahun 2021 hal ini juga penting diketahui. Kata Yoga, untuk mengatur pengguna kenderaan agar patuh dalam berkendara dijalan sebanyak 3.403 tilang telah dikeluarkan dan tak hanya tilang namun teguran sejumlah 8.106 kepada pengemudi. “Penanganan Kamseltibcar lantas terjadi kenaikan sedangkan pada tahun 2020 tilang sebanyak 1.914 dan teguran sebanyak 2.976.”

Namun, dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di tahun 2021 mengalami penurunan dibanding 2020 silam, sebanyak 57 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 28 kasus, luka berat 20, luka ringan 45 dan kerugian materil sebanyak Rp. 300.600.000. “Tahun 2020 laka lantas sebanyak 86 kasus, meninggal dunia 34, luka berat 26, luka ringan 70 dan kerugian materil sebanyak Rp. 410.400.000. Mengalami penurunan sebanyak 29 kasus,” ujarnya.

Selain itu ungkap AKBP Yoga, dalam mendukung penanganan penyebaran virus Corona bersama dengan TNI dan pemerintah Kabupaten Banggai, “rutin melalui kegiatan operasi yusitisi, edukasi dan percepatan Vaksinasi.” imbuhnya.

Reporter | Emay

Untuk mendapatkan update berita harian ikuti web metroluwuk.id atau download aplikasi Telegram mari bergabung klik UPDATE metroluwuk.id

Berita terkait: KALAEDOSKOP 2021: 3 Berita Hukum dan Kriminal di Banggai & Bangkep

@metroluwuk.id