TNI dan Polri Pindah Duluan ke Ibu Kota Baru, 2022 Akan di Bangun Istana Presiden

TNI dan Polri Pindah Duluan ke Ibu Kota Baru, 2022 Akan di Bangun Istana Presiden

Dalam visi 2045, selain ibu kota negara, Bappenas juga memiliki visi agar Indonesia naik menjadi negara upper middle income country. Gambar ist.

Bagikan Artikel

JAKARTA– Rencana pembangunan ibu kota negara (IKN) saat ini masih menyesuaikan dengan kondisi pandemi COVID-19.

Sebagaimana diberitakan detikfinance.com dikatakan, Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata mengungkapkan pemerintah juga mengantisipasi krisis-krisis yang terjadi ke depan.

“IKN ini masih menyesuaikan dalam kondisi pandemi. Kalau antisipasi krisis ke depan apakah sesuai dengan target 2045 (yang) secara umum dibangun. Untuk 2024 apakah sudah bisa upacara di sana?” kata dia dalam media briefing di kantor Bappenas, Kamis (2/9/2021).

Rencana pembangunan ibu kota negara (IKN) saat ini masih menyesuaikan dengan kondisi pandemi COVID-19.

Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata mengungkapkan pemerintah juga mengantisipasi krisis-krisis yang terjadi ke depan.

“IKN ini masih menyesuaikan dalam kondisi pandemi. Kalau antisipasi krisis ke depan apakah sesuai dengan target 2045 (yang) secara umum dibangun. Untuk 2024 apakah sudah bisa upacara di sana?” kata dia dalam media briefing di kantor Bappenas, Kamis (2/9/2021).

Dia menjelaskan, jika semuanya berjalan seperti yang diharapkan, pada 2022 sudah mulai bangun kantor dan istana.

Dalam visi 2045, selain ibu kota negara, Bappenas juga memiliki visi agar Indonesia naik menjadi negara upper middle income country.

Kemudian mengantisipasi krisis ke depan. Selanjutnya memiliki sasaran pembangunan yang diutamakan.

Memang sebelumnya Menteri PPN/Kepala Bappenas menyebut, pada 17 Agustus 2024, Presiden Joko Widodo bisa melaksanakan upacara di ibu kota negara baru. Sumber detikfinance.com (***)