Tumpang Tindih Lahan Izin Tambang, ESDM Cegah Pakai Teknologi Informasi

Tumpang Tindih Lahan Izin Tambang, ESDM Cegah Pakai Teknologi Informasi

Ilustrasi. Sengketa lahan di sektor pertambangan hingga kini tak kunjung selesai. Bahkan beberapa BUMN di sektor tambang saat ini tengah mengalami masalah tumpang tindih lahan. dok istimewa

Bagikan Artikel

JAKARTA– Sengketa lahan di sektor pertambangan hingga kini tak kunjung selesai. Bahkan beberapa BUMN di sektor tambang saat ini tengah mengalami masalah tumpang tindih lahan. Untuk meminimalisir masalah tersebut, Kementerian ESDM memanfaatkan sistem informasi digital.

Misalnya seperti situs Minerba One Map Indonesia, kemudian Minerba One Data Indonesia (MODI), dan Sistem Elektronik Penerimaan Negara Bukan Pajak (e-PNBP). Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Ditjen Minerba Kementerian ESDM Sugeng Mujianto mengatakan beberapa aplikasi tersebut saling berkaitan.

Nantinya, tumpang tindih lahan sektor tambang diselesaikan sesuai sistem peraturan perundangan yang berlaku. Namun sistem informasi tersebut dapat meminimalisir adanya kasus tumpang tindih lahan “Sehingga hanya yang benar-benar tidak tumpang tindih, perizinan lengkap dan sesuai, tidak bersengketa, telah memenuhi kewajiban yang dapat masuk ke sistem,” kata dia kepada Katadata.co.id, Senin (28/9).

Tak hanya tambang milik BUMN, sebenarnya masih ada beberapa wilayah operasi tambang yang mengalami hal serupa. Namun demikian, Sugeng tak hafal rincian pastinya. Sebagai informasi, ribuan hektar lahan tambang yang izinnya dimiliki BUMN rupanya tumpang tindih dengan perusahaan swasta.

1
2
3