UPDATE OMICRON: 3 Terdeteksi Baru Kini Total 8 Kasus

Data global COVID-19 varian Omicron, sekitar delapan kali lipat dan di Indonesia kini Kementrian Kesehatan mendeteksi sekitar delapan kasus awalnya hanya lima kasus yang ditangani.

Bagikan Artikel
Ilustrasi data global COVID-19 varian Omicron, sekitar delapan kali lipat penyebarannya dok ist

JAKARTA– Indonesia pada pertengahan Desember 2021 menemukan virus omicron yang telah menyebar di eropa dan asia. Termasuk di negara tetangga malaysia. Omicron global mulai terjadi peningkatan dari 7.900 kasus menjadi 62.342 kasus
Data disebutkan dipaparkan dalam Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Senin, (20/12).

Perihal meningkatnya COVID-19 varian Omicron, kata Budi Gunadi untuk itu, pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi lonjakan kasus varian baru.

Namun, disebutkan Kementerian Kesehatan pada Kamis, (23/12) kembali mendeteksi 3 kasus terkonfirmasi Omicron di Indonesia. Temuan ini di dapati dari hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) yang keluar pada Rabu (21/12).

Dengan tambahan ini, maka jumlah kasus Omicron di Indonesia menjadi 8 orang.

Sama seperti 5 kasus sebelumnya, 3 kasus terkonfirmasi ini merupakan imported case, berasal dari pelaku perjalanan internasional yang baru kembali dari Kongo dan Malaysia. Ketiganya merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan kini telah menjalani karantina di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

“Semua kasus Omicron di Indonesia berasal dari luar negeri (imported case). Temuan ini menunjukkan bahwa semua kasus terjadi di karantina, jadi bisa kita kita tangkal di karantina dan sampai saat ini belum ada yang menyebar keluar,” kata Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi di Jakarta pada Kamis (23/12).

Hal ini juga menunjukkan bahwa sistem pertahanan Indonesia menangkal kehadiran varian Omicron sudah cukup baik. Namun demikian, masih diperlukan penguatan-penguatan di pintu masuk negara baik darat, laut maupun udara guna menutup celah masuknya Omicron.

Kemenkes akan memperkuat kegiatan surveilans dan peningkatan pemeriksaan WGS terutama bagi pasien dari pelaku perjalanan internasional yang terkonfirmasi positif. Langkah ini untuk menemukan kasus terkonfirmasi sejak dini, sehingga bisa segera dilakukan karantina maupun penanganan medis bagi kasus yang bergejala.

Dengan semakin meluasnya penyebaran Omicron, Jubir Nadia mengimbau masyarakat untuk tidak atau menunda melakukan perjalanan ke luar negeri, jika tidak ada keperluan yang mendesak. Situasi global

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi penularan COVID-19, terutama Omicron. Sebab varian ini diduga jauh lebih cepat menyebar dibandingkan varian yang ada. Lindungi diri dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan segera mengikuti vaksinasi COVID-19. ***

Untuk mendapatkan update berita harian ikuti web metroluwuk.id atau download aplikasi Telegram mari bergabung klik UPDATE metroluwuk.id

Berita terkait: Data Global Omicron Meningkat, Pemerintah Perketat Penjagaan Pintu Masuk 

@metroluwuk.id