UPDATE PPKM: di Sulteng Banggai, Balut dan Morut Masuk Level I

Instruksi Mendagri Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Covid-19 Kabupaten Banggai Alfian Djibran mengakatan, akan menjalan arahan mengoptimalkan berbagai posko penanganan Corona Virus Disiase 2019 (Covid-19)

Bagikan Artikel
Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Covid-19 Kabupaten Banggai Alfian Djibran dok ist

BANGGAI– Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga, dua dan satu pada tiga Kabupaten di Sulawesi Tengah, ditetap melalui kebijakan Menteri Dalam Negeri bahwa Kabupaten Banggai masuk level satu.

Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 69 tahun 2021 pada tanggal 23 Desember 2021. Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia yang menginstruksikan agar melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk penanganan Corona Virus Disease (COVID-19).

Adapun wilayah yang disebut dalam surat instruksi disebutkan yakni, di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua sesuai dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan asesmen oleh Kementerian Kesehatan serta lebih mengoptimalkan Pos Komando (Posko) Penanganan COVID-19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19.

Salinan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 69 tahun 2021 dikeluarkan tanggal 23 Desember 2021 dok metroluwuk.id

Mengenai Instruksi Mendagri Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Covid-19 Kabupaten Banggai Alfian Djibran mengakatan, akan menjalan arahan mengoptimalkan berbagai posko penanganan Corona Virus Disiase 2019 (Covid-19) pada level kelurahan sampai di Desa untuk mengendalikan penyebaran virus.

Menurutnya keberhasilan melakukan penanganan dan pengendalian tidak lepas dari peran Bupati dan wabup forkopimda yang dilaksanakan secara berjenjang sampai dilevel Desa.

“Penanganan dan pengendalian yang dilakukan selama ini wujud dari kesadaran masyarakat dan seluruh pihak dalam mensingkronisasi dan sinergitas kebijakan penanganan Covid-19 di lapangan,”ungkap Alfian Djibran, pada metroluwuk.id, Jumat 24 Desember 2021.

Terkait pengendalian penyebaran saat ini Satuan Tugas Covid-19 didukung peran berbagai kelompok masyarakat TNI dan Polri terus melakukan vaksinasi dengan total 263.490 jumlah dosis telah divaksin di Kabupaten Banggai.

Adapun sasaran vaksinasi sesuai peruntukan seperti untuk petugas kesehatan sejumlah 2.358 dosis. Petugas publik berjumlah 28.467 orang. Untuk lansia 27.269 orang. Masyarakat umum rentan sejumlah 167.705 orang dan terakhir dosis vaksin untuk ramaja berjumlah 37.595 orang.

“Jadi total vaksinasi kepada masyarakat di Kabupaten Banggai per 23 Desember 2021 keseluruhan berjumlah 263.490 dosis,” ujarnya. Sambun dia,

Perihal vaksinasi tahap I totalnya 191.475 dosis dan pada tahap II sejumlah 76.407 dosis. Data ini telah menyesuaikan laporan update per 23/12 2021 oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Alfian Djibran menyebutkan adanya varian omicron telah masuk Indonesia hanya berjumlah lima kasus. Namun dalam sepekan terakhir bertambah menjadi delapan kasus. Ini juga menjadi ancaman bagi masyarakat.

Olehnya Satgas Covid-19 didukung TNI dan Polri bersinergi, “akan melakukan pengawasan jalur darat maupun laut. Karena virus ini sudah terbukti bahwa semua kasus yang ada di Indonesia adalah imported case (kasus dari luar negeri).” jelas Alfian Djibran.

Reporter | Irwan Merdeka

Untuk mendapatkan update berita harian ikuti web metroluwuk.id atau download aplikasi Telegram mari bergabung klik UPDATE metroluwuk.id

Berita terkait: UPDATE OMICRON: 3 Terdeteksi Baru Kini Total 8 Kasus

@metroluwuk.id