Viral Soal Pramuka Disebut Terbesar Indonesia Timur mulai Lokasi Tenda, BAB sampai Mandi Bayar

Beredar viral unggahan keluhan soal peserta Kemah Pramuka di Toili, meskipun disebut-sebut akan dihadiri 11.400 orang dan menjadi kemah terbesar di Indonesia Timur harapannya akan berdampak ekonomi kepada masyarakat namun belakangan muncul masalah mulai lokasi tenda, BAB dan mandi harus bayar.

Unggahan foto sorotan pada akun facebook Dok foto Friwansyah Hamzah

BANGGAI– Beragam masalah mulai bermunculan di lokasi Kemah Prestasi di Bukit jaya, Kecamatan Toili mulai Lokasi Tenda, BAB sampai Mandi di punggut biaya.

Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana Risman Sarifudin selaku Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai menyebutkan, Kemah Prestasi akan dihadiri 11.400 peserta di Desa Bukit Jaya, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai Senin, (18 Juli 2022) menjadi kemah terbesar se Indonesia Timur dan akan berdampak positif terjadinya pertumbuhan ekonomi pada masyarakat.

Namun belakangan para orang tua dan netizen mengkritik dengan pungutan biaya kepada peserta pramuka. Dalam unggahan yang beredar di akun pribadi media sosial facebook @Friwansyah Hamzah menulis pada unggahannya telah viral menyebut,

Berita terkait:

“Sebagaimana yg telah di prediksi sejak awal, ada miliyaran rupiah yg akan berputar di bumi perkemahan bukit jaya dalam Pramuka kali ini.

Nampaknya Pramuka ini lebih fokus pada perbaikan ekonomi masyarakat yg ada.
Yah, ini semacam menggunakan ilmu, aji mumpung. Hehehe,,,

Semoga para peserta kemah prestasi di bukit jaya diberikan kesehatan dan kekuatan utk melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan yg telah di agendakan.

Semoga juga para org tua diberikan rejeki yg lebih utk mencukupi kebutuhan jajan putra putri nya selama di perkemahan.”

Mengenai kejadian dilokasi Kemah Prestasi metroluwuk.id menghubungi Ketua Kwarcab Banggai H Mustar Labolo tadi telah disampaikan oleh Bupati Banggai Amirudin Tamoreka dalam pembukaan, mengenai masalah air, setiap hari akan suplay pihak PDAM.

Untuk kebutuhan kemah, Kepala Desa Bukit Jaya akan beri pengertian masyarakat agar membantu anak-anak pramuka. Supaya bebas uang BAK, BAB dan mandi.

Selain itu Mustar Labolo sebut, menyikapi perkembangan informasi terkait keluhan yang beredar liar. Ia mengatakan sudah ada pernyataan dari Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai dan juga selaku Ketua Panitia Pelaksana Risman Sarifudin.

Telah mengirim sikapnya secara tertulis yang diterimanya, ada  tiga poin hasil putusan yang menjadi pilihan dan akan disikapi begini jelasnya, bahwa Ketua panitia pelaksana kegiatan kemah prestasi Risman Sarifudin.

Berita terkait:

Saya bersama dgn panitia yg lain,telah memantau dan menulusi masalah2 yang muncul khusus di lokasi perkemahan, termasuk begitu banyak informasi-informasi pemberitaan di lokasi kegiatan khusus masalah jual beli air bersih, buang air kecil 3000 dan buang air besar 5000 bahkan bisa lebih dari pada itu.

Terkait dengan hal tersebut di atas, dan hasil temuan di lapangan terkait kebenaran informasi yang yang beredar di FB maupun di media massa sangat benar dan betul adanya.

Sehingga saya sebagai ketua panitia, telah melakukan rapat mendadak pada pukul 10.00 pagi tadi di sekretariat panitia di lokasi kegiatan, dan telah melahirkan beberapa solusi di antaranya adalah sebagai berikut :

1. Apabila pemerintah kecamatan dan pemerintah desa bukit jaya,tdk memiliki solusi dan atau tidak bisa menetralisir masalah yang terjadi,maka kami sebagai panitia, akan menutup lebih cepat kegiatan kemah prestasi yaitu pada tanggal 12 Agustus 2022 yang sebelumnya akan di rencanakan di tutup pada tanggal 14 Agustus,

2. Apabila pemerintah kecamatan dan pemerintah desa mampu untuk mencarikan solusi (masalah,air bersih, buang air kecil dan air besar berbayar) terhitung sejak siang hari ini sampai dengan malam hari nanti, maka kegiatan tetap kembali ke skema awal yaitu tanggal 14 agustus 2022.

3. Apabila pemerintah desanya tetap tidak bisa mencarikan solusi, maka kegiatan kemah prestasi akan kita tutup lebih cepat yaitu tanggal 12 Agustus 2022.

Itu adalah bentuk langkah-langkah panitia dalam melihat dan merespon masukan dari kakak-kakak sekalian,saya sebagai ketua panitia,mewakili semua rekan2 panitia secara keseluruhan,memohon maaf yang sebesar2 nya,,secara jujur,sdh berpuluh2 kali kami melaksanakan kemah seperti ini,memang baru kali ini kami melihat,ada kejadian seperti ini.

Mohon supportnya kakak-kakak sekalian, dan sebentar dalam acara pembukaan, saya sebagai ketua panitia akan melaporkan resmi ke pada pak Wagub dan pak Bupati terkait dengan acara penutupan akan kita percepat.

Demikian langkah-langkah kami sebgai panitia, mari kita berkumpul untuk menghadiri acara pembukaan.
Salam. (Disalin sesuai aslinya)

Reporter | Irwan Merdeka

Untuk mendapatkan update berita harian ikuti web metroluwuk.id atau download aplikasi Telegram mari bergabung klik UPDATE metroluwuk.id

Berita terkait: Viral Banjir Kepung Batui Selatan, Moiling sampai Toili Netizen bilang begini….

@metroluwuk